PALEMBANG – Penyediaan akses air bersih menjadi salah satu sasaran yang terus diperkuat dalam pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang. Di Kelurahan Talang Jambi, Kecamatan Sukarami, Satgas kini memasuki tahap pemasangan tandon air pada fasilitas sumur bor Rumah Tahfidz Alfatihah.
Tandon tersebut dipasang di atas kerangka besi yang telah lebih dahulu disiapkan. Kehadiran tandon menjadi bagian penting dari sistem penyediaan air bersih sehingga air dari sumur bor dapat ditampung sebelum dimanfaatkan.
Lima personel TNI Satgas TMMD melaksanakan proses pemasangan dengan penuh kehati-hatian. Posisi tandon yang berada di atas kerangka besi membuat pekerjaan membutuhkan ketelitian, koordinasi, serta penerapan prosedur keselamatan selama proses berlangsung.
Wadan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Letkol Inf Dery Septriandi, S.T., M.M., M.Han., mengatakan penyelesaian setiap sasaran fisik terus dilakukan secara maksimal.
“Pemasangan tandon air menjadi salah satu tahapan penting dalam penyediaan fasilitas air bersih bagi masyarakat. Kami berharap sarana ini nantinya dapat memenuhi kebutuhan warga serta memberikan manfaat yang berkelanjutan,” kata Letkol Dery.
Ia menuturkan, Satgas terus berupaya agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target tanpa mengabaikan kualitas. Setiap tahapan pembangunan juga dilakukan dengan memperhatikan aspek keamanan bagi personel yang bekerja di lapangan.
Menurutnya, pembangunan fasilitas air bersih merupakan bentuk nyata kehadiran TMMD dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Sarana tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi lingkungan Rumah Tahfidz Alfatihah, tetapi juga masyarakat yang berada di sekitarnya.
Pembangunan sumur bor dan fasilitas pendukungnya menjadi bagian dari upaya Kodim 0418/Palembang menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar warga.
Melalui TMMD ke-129, semangat membangun bersama terus dikedepankan. Kehadiran Satgas di tengah masyarakat diharapkan semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mendorong tumbuhnya budaya gotong royong dalam pembangunan di wilayah. (Bro Adi)






