Lampung Selatan Berkarya: Dinas Koperasi Gelar Workshop Kewirausahaan dan Desain Wastra Daerah

LAMPUNG SELATAN185 Dilihat

LAMPUNG SELATAN – Dinas Koperasi Kabupaten Lampung Selatan menggelar kegiatan Lampung Selatan Berkarya melalui Workshop Pelatihan Kewirausahaan UKM dan Desain Wastra Daerah yang berlangsung di Grand Elty Krakatoa Beach, pada 26‑27 Oktober 2026.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mendorong kreativitas, serta mengembangkan potensi wastra daerah agar memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua TP‑PKK Kabupaten Lampung Selatan Reni Apriani Syaiful Anwar, Sekretaris Dinas Koperasi Andwika Cahyani Jelisia, S.STP., M.H. (mewakili Kepala Dinas Koperasi), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Erdiyansyah, S.H., M.M., Camat Kalianda Ruris Apdani, S.Pd., serta perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

Sekretaris Dinas Koperasi Lampung Selatan, Andwika Cahyani Jelisia, menyatakan bahwa workshop ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kemampuan pelaku UKM sekaligus mendorong pengembangan produk lokal yang kreatif dan inovatif.

“Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha, mendorong kreativitas, serta mengembangkan potensi wastra daerah agar memiliki nilai tambah dan daya saing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Ia menjelaskan materi workshop berfokus pada penguatan keterampilan kewirausahaan dan pengembangan desain wastra daerah. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menghasilkan produk inovatif yang mengikuti perkembangan pasar tanpa meninggalkan identitas budaya lokal Lampung. Selain menambah kemampuan mengelola bisnis, kegiatan ini juga membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi produk‑produk unggulan daerah.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan UMKM Saptaningsih, S.E., M.M., mengungkapkan bahwa pengembangan wastra daerah memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif, asalkan dipadukan dengan kreativitas, inovasi desain, dan strategi pemasaran yang tepat.

“Produk berbasis budaya lokal bukan hanya identitas daerah, tetapi juga berpeluang dikembangkan sebagai produk unggulan yang memiliki nilai ekonomi dan mampu bersaing di pasar,” katanya.

Melalui program Lampung Selatan Berkarya, Dinas Koperasi berharap para pelaku UKM semakin mandiri, produktif, dan mampu menciptakan produk unggulan yang memiliki daya saing. Ke depan, peningkatan keterampilan dan kreativitas pelaku usaha ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan UMKM, memperluas jangkauan pemasaran produk lokal, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat perekonomian Kabupaten Lampung Selatan secara keseluruhan.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *