BANDAR LAMPUNG-Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, Chusnunia Chalim memimpin Apel Siaga Pencanangan Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kampung Dono Arum, Kecamatan Seputih Agung Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Sabtu (25/06/2022).
Wagub Chusnunia menyatakan, Apel Siaga Pencanangan Vaksinasi PMK, sebagai tanda dimulainya vaksinasi tahap 1 di Provinsi Lampung yang dilaksanakan pada 25 Juni sampai dengan 7 Juli 2022.
“Vaksinasi ini, sebagai motor penggerak pengendalian dan penanggulangan PMK di Lampung secara terpadu, serta meningkatkan peran masyarakat dalam pengendalian PMK ini,” ujarnya.
Nunik, panggilan akrab Wagub Lampung ini menyatakan, meskipun PMK tidak dapat ditularkan kepada manusia. Namun, penyakit ini sangat berbahaya dan menyebar sangat cepat pada hewan berkuku genap belah. Seperti kerbau, sapi, kambing dan rusa, sehingga dapat menimbulkan kerugian ekonomi terutama bagi para peternak.
Saat ini, lanjutnya, ada 5 kabupaten/kota di Lampung yang terdampak PMK, yakni Kabupaten Mesuji, Tulang Bawang, Tulangbawang Barat, Lampung Timur, dan Kota Metro.
Nunik menjelaskan, berdasarkan data pada 24 Mei 2022 ternak yang tersuspek PMK sebanyak 430 ekor, terkonfirmasi positif 43 ekor, yang mati 4 ekor, potong paksa 16 ekor, sembuh 275 ekor dan yang sedang sakit 135 ekor.
Untuk itu, lanjutnya, Pemprov Lampung melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan (Dinkeswan) bersama pihak terkait lainnya, telah mengambil langkah-langkah pencegahan dan penanganan PMK.
Diantaranya, imbuh Nunik, dengan melakukan pembatasan lalulintas ternak dari luar daerah, membentuk Satgas dan Unit Reaksi Cepat penanggulangan PMK, agar tidak terjadi penyebaran dari daerah slSuspek ke kabupaten lainnya.
“Kita mendapatkan bantuan 37 ribu dosis vaksin PMK, dari pemerintah pusat dan didistribusikan ke 15 kabupaten/kota di Lampung,” ujarnya.
Menurut Nunik, 37 ribu dosis vaksin merupakan jumlah terbesar di Sumatera dan luar Pulau Jawa yang diberikan pemerintah pusat kepada Provinsi Lampung.
“Begitu besarnya perhatian pemerintah pusat, karena Lampung adalah salah satu penghasil ternak terbesar di Indonesia,” tukasnya.
Usai melaksanakan Apel, Wagub Chusnunia bersama Bupati Lamteng, Musa Ahmad, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Ditjend Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Tri Melasari melakukan penyerahan vaksin PMK kepada 15 kabupaten/kota.
Kemudian, Wagub Nunik juga menyaksikan vaksinasi perdana PMK tahap 1 beberapa ekor sapi, dan menyerahkan sertifikat vaksin kepada pemilik hewan ternak di Kampung Dono Arum, Kecamatan Seputih Agung Kabupaten Lamteng. (Jay/*)






