Puluhan Rumah dan Sawah di Tuba Tergenang Banjir

DAERAH, TULANG BAWANG567 Dilihat

TULANG BAWANG-Akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir, empat kecamatan di Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) tergenang banjir.

Empat kecamatan tersebut yakni, Rawapitu, Penawaraji, Gedungaji, dan Gedungaji Baru.

Selain tingginya curah hujan, banjir juga disebabkan oleh naiknya volume air Way Tuba yang mengakibatkan meluap dan menggenangi beberapa wilayah di bantaran sungai.

Berdasarkan data BPBD Tuba banjir yang melanda Kecamatan Rawapitu menggenangi 66 unit rumah, 1.271 hektare tanaman padi berumur 15 hingga 30 hari, 3 hektare tanaman palawija atau sayuran, dan 9 fasilitas umum di Kampung Sumberagung.

Sementara di Kecamatan Penawaraji, banjir merendam 50 hektare tanaman padi berumur 15 hingga 30 hari di Kampung Gedungasri, 53 hektare sawah di Kampung Sumbersari, dan 25 hektare sawah di Kampung Sukamakmur.

Kemudian, di Kecamatan Gedungaji, 20 unit rumah warga dan 600 hektare sawah berumur 15 hingga 30 hari terendam. Sebagian besar, banjir terjadi di Kampung Bandaraji Jaya.

Sementara itu, di Kecamatan Gedungaji Baru air menggenangi 131 rumah warga, 60 hektare padi berumur 7 sampai 30 hari, 23 hektare tanaman palawija atau sayuran, dan enam fasum di Kampung Mekarsari.

Tidak hanya itu, 136 unit rumah warga di Kampung Mesir Dwi Jaya juga terendam. 233,5 hektare sawah dan 3 hektare tanaman palawija, serta tujuh fasum juga terkena banjir.

Terkait dengan hal tersebut Sekretaris BPBD Tuba, Nurwansyah mengatakan, banjir yang melanda empat kecamatan tersebut telah berlangsung selama sepekan terakhir.

“Data sementara ada sekitar 353 unit rumah, 2.292,5 hektare lahan sawah, 29 hektare lahan palawija atau sayuran, dan 22 fasum yang terkena dampak banjir,” ujarnya mendampingi Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Tuba, Kanedy Minggu (16/0/2022).

Saat ini, pihaknya masih menunggu realisasi bantuan pemerintah pusat yang diajukan melalui BPBD Lampung.

Sementara itu, untuk bantuan di bidang pertanian BPBD telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian setempat.

Diketahui, beberapa wilayah di Kabupaten Tuba sendiri menjadi daerah langganan banjir setiap tahunnya.

Hal tersebut karena beberapa wilayah berada di bantaran Way Tuba yang selalu meluap jika memasuki musim penghujan.

BPBD Tuba mencatat, sedikitnya 45 kampung/kelurahan di 13 kecamatan berpotensi terkena dampak banjir. Baik akibat luapan Way Tuba maupun tingginya curah hujan. Salah satu, Daerah Rawan Banjir terparah yakni, Kecamatan Menggala. (Ogi/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *