Jelang Ramadhan, Kebutuhan Pokok di Lambar Stabil

DAERAH, LAMPUNG BARAT504 Dilihat

LAMPUNG BARAT-Satu bulan menjelang bulan suci Ramadhan 2022, harga kebutuhan pokok sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Lampung Barat (Lambar) masih relatif stabil.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Lambar, Tri Umaryani melalui Kabid Perdagangan Sri Hartati mengatakan, hasil monitoring di lapangan belum ada kenaikan harga yang signifikan terhadap kebutuhan pokok. Meskipun, ada beberapa kebutuhan pokok yang memang mengalami kenaikan namun masih di rasa wajar.

“Memang kemarin ada beberapa kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan seperti bawang dari Rp. 35rb menjadi Rp. 38rb, daging Ayam dari Rp. 35rb menjadi Rp. 36rb, kenaikan nya masih di ambang wajar lah,” ujarnya saat dihubungi melalui telpon seluler, Minggu (06/03/2022).

Kendati demikian, ada beberapa kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan, namun kenaikan tersebut masih terbilang wajar karena tidak mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Dia menuturkan saat ini untuk daging sapi yang saat ini terjadi kenaikan hanya ada beberapa saja di sejumlah wilayah Lambar yang masih berkisar di Rp120-130 ribu. Sedangkan, lainnya masih kisaran harga normal.

Sedangkan, imbuhnya, untuk kebutuhan lain seperti beras masih berkisar Rp10-12 ribu/kilo tergantung pada jenis dan kualitasnya, cabe merah besar Rp30 ribu.

“Saat ini kita fokus memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap minyak goreng, sebab minyak goreng menjadi kebutuhan utama masyarakat saat ini ditengah kelangkaan yang terjadi di pasaran, sehingga kita berupaya agar menjelang bulan ramadhan ini kebutuhan minyak goreng masyarakat tercukupi,” jelasnya.

Sri menambahkan, bahwa untuk stok kebutuhan pokok hingga saat ini masih mencukupi, sehingga diharapkan menjelang bulan suci Ramadhan harga kebutuhan pokok tidak mengalami kenaikan.

“Kita akan bekerjasama dengan pihak terkait seperti Bulog dan lain nya untuk memastikan kebutuhan pokok kita tercukupi, sehingga jika stok kebutuhan pokok kita cukup maka kenaikan harga bisa kita antisipasi,” pungkasnya. (Riyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *