Disporapar Lambar Ajukan DAK Rp7,3 Miliar

LAMPUNG BARAT-Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Lampung Barat mengajukan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp7,3 miliar kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Usulan DAK tersebut, dilakukan Disporapar Kabupaten Lampung Barat (Lambar), untuk meningkatkan fasilitas sarana dan prasarana destinasi pariwisata di kabupaten setempat.

Kadisporapar Kabupaten Lambar, Nukman Hakim melalui Kabid Destinasi, Andiliya Pratama mengatakan, pengajuan DAK untuk mendukung peningkatan fasilitas sarana dan prasarana pariwisata tersebut, telah disetujui Kemenparekraf RI.

“Kami mengajukan DAK Rp7,3 miliar. Tapi, jumlah tersebut belum bisa dipastikan akan terealisasi sepenuhnya. Karena, sepenuhnya keputusan Kemenparekraf RI,” jelas
Andiliya, Selasa (08/03/2022).

Ia mengatakan, sebelumnya Disporapar menyambangi Kemenparekraf RI, dan bertemu dengan Asisten Deputi Pengembangan Destinasi.

Dalam pertemuan itu, lanjutnya, sudah ada titik terang bahwa tahun 2023 Kabupaten Lambar akan mendapatkan DAK untuk pengembangan destinasi wisata.

Menurutnya, DAK dari Kemenparekraf RI tersebut, akan diperuntukkan untuk peningkatan fasilitas sarana dan prasarana di tiga destinasi wisata yang ada di Lambar yakni, Kebun Raya Liwa (KRL), Wisata Temiangan Hil dan Seminung Lumbok Resort (SLR).

“Datanya sudah kita kirim ke Kemenparekraf, dan diharapkan tiga destinasi wisata di Lambar yang menjadi prioritas mendapat DAK. Karena, untuk destinasi wisata SLR masuk kedalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN),” pungkasnya. (Riyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *