PESISIR BARAT-Bupati Pesisir Barat (Pesibar) Agus Istiqlal menghadiri rapat koordinasi (Rakor) rencana digelarnya even Word Surf League (WSL) Krui Pro Surfing QS 5000 tahun 2022.
Kedatangan Bupati Agus Istiqlal bersama sejumlah pejabat Kabupaten Pesibar, di Halfway Kuta, Bali, Selasa (08/03/2022) menghadiri undangan dari Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI), guna mematangkan persiapan event WSL ‘Krui Pro Surfing QS 5000’ yang akan digelar pada 11-17 Juni mendatang, di Pantai Tanjung Setia Kabupaten Pesibar.
Bahkan, Bupati Pesibar bersama rombongan selain Rakor bersama PSOI juga mengadiri event WSL ‘Bali Pro’ di Halfway Kuta, Bali.
Bupati Agus Istiqlal mengatakan, upaya Pemkab Pesibar untuk mendatangkan dan menarik minat wisatawan dari mancanegara, salah satunya dengan diselenggarakannya event WSL ‘Krui Pro Surfing QS 5000’.
“Keindahan pantai di Pesibar memang telah cukup terkenal. Bahkan, dianggap lebih indah dari Pantai di Hawaii. Karena itu, kami akan memanfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Ia mengatakan, Pemkab Pesibar akan membenahi potensi wisata pantai, seperti membangun sarana prasarana dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).
Bupati Pesibar mengatakan, dampak positif dari terselenggaranya event ‘Krui Pro Surfing QS 5000’ adalah mampu memutar roda perekonomian di daerah.
Mulai dari transportasi darat dan udara, pengusaha lokal baik di bidang penginapan, rumah makan hingga kebutuhan pokok di pasar.
Kemudian, imbuhnya, dampak berkelanjutan sesudah pelaksanaan event adalah meningkatkan kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara ke Kabupaten Pesibar.
Sementara itu, Sekjen PSOI, Tipi Jabrik Noventin menyatakan, akan mendukung semaksimal mungkin untuk pelaksanaan WSL ‘Krui Pro Surfing QS 5000’ l, dan akan melakukan koordinasi dengan Kementrian serta beberapa pihak yang membidangi pelaksanaan event WSL.
Diketahui, sejumlah pejabat Pesibar yang mendampingi Bupati Agus Istiqlal
Rakor event WSL ‘Krui Pro Surfing QS 5000’ di Halfway Kuta, Bali yakni,
Ketua TP-PKK, Plt Staf Ahli Bupati Pemerintahan, Hukum dan Politik, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kadisdukcapil, dan Plt Kadispora.
Kemudian, Kepala DPMPTSP, Kadispar, Kepala Bapenda, Kepala BPKAD, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Pesibar. (bud/Noval/*)












