TANGGAMUS-Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), penyusunan Rencana Kerja Daerah (RKPD) Kabupaten Tanggamus tahun 2023 di GOR Ratu Tanggamus, Rabu (16/03/2022).
Gubernur Arinal mengatakan, bahwa Musrenbang Kabupaten Tanggamus tahun 2022, membutuhkan perencanaan yang maksimal untuk mewujudkan peningkatan produktivitas sebagai upaya penguatan ekonomi, dan daya saing seiring dengan proses peralihan dari masa pandemi menuju endemi.
Menurutnya, Kabupaten Tanggamus sebagai salah satu daerah penghasil komoditas sektor perkebunan, dan peternakan, diharapkan agar melakukan terobosan dan inovasi, sehingga momentum Musrenbang harus dimanfaatkan, untuk mendengarkan kebutuhan masyarakat dan seluruh stakeholder.
“Saya mengingatkan, dan memantapkan kembali cara pandang bersama, untuk mewujudkan tujuan dan sasaran pembangunan nasional, termasuk pembangunan Provinsi Lampung, diperlukan kontribusi dari pemerintah kabupaten, kecamatan hingga pekon,” ujarnya.
Arinal juga mengingatkan, agar dalam penyusunan RKPD tahun 2023 benar-benar memperhatikan data-data makro dan kondisi sosial yang terjadi, sehingga memberikan daya ungkit yang kuat bagi pembangunan Kabupaten Tanggamus.
Sementara itu Bupati Tanggamus, Dewi Handajani menyatakan, Kabupaten Tanggamus akan memperingati HUT ke-25 pada 21 Maret 2022 mendatang.
“HUT tahun ini, kami mengangkat tema Tanggamus Maju dan Keren, Wujudkan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan Melalui Masyarakat yang Sehat, Inovatif, Berdaya Saing dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional,” jelasnya.
Dia menyatakan, dengan momentum peringatan HUT ke-25 tersebut, seluruh komponen masyarakat untuk terus bersatu padu membangun Kabupaten Tanggamus.
“Kita bekerja, melakukan yang terbaik sesuai kemampuan di bidang masing-masing,” imbuhnya.
Dewi menjelaskan, sesuai UU No: 25/2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN), dan UU No: 23/2014 tentang Pemda telah menegaskan, bahwa RKPD merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk 1 tahun, sebagai penjabaran RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah (RPD), yang merupakan satu kesatuan dalam SPPN, dan dilakukan dengan pendekatan politik, teknokratik, partisipatif, top down dan bottom up.
Oleh karena itu, imbuhnya, penyusunan rancangan RKPD yang telah dibahas dalam Musrenbang tingkat pekon, kelurahan, kecamatan dan kabupaten, berpedoman pada RPJMD dengan memperhatikan hasil evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya, serta
mengacu pada sasaran pembangunan Provinsi Lampung melalui ‘Rakyat Lampung Berjaya’.
Selain itu, kata Bunda Dewi panggilan akrab Bupati Tanggamus, untuk peningkatan pelayanan dasar masyarakat, program dan kegiatan pembangunan daerah yang dirumuskan dalam Rancangan RKPD 2023, harus disesuaikan dengan kewenangan Pemda dalam upaya tercapainya Standar Pelayanan Minimal (SPM).
“Hanya dengan cara ini, kita secara komprehensif dapat memecahkan permasalahan pembangunan daerah, melalui penyediaan infrastruktur dan pelayanan dasar masyarakat, serta pengurangan kesenjangan pembangunan antar daerah yang masih dipengaruhi pandemi Covid-19,” tukasnya.
Dijelaskannya, dalam rangka pembangunan tahun 2023 yang akan datang, Kabupaten Tanggamus telah mengidentifikasi isu strategis yang perlu segera dibenahi yaitu, penguatan ekonomi akibat dampak Covid-19, pengurangan angka kemiskinan, peningkatan partisipasi angkatan kerja dan pengurangan pengangguran, peningkatan kualitas dan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM), peningkatan produktivitas produk unggulan daerah, dan penanganan bencana alam.
“Kita bersyukur, dengan segala upaya berhasil mengendalikan penyebaran Covid-19. Dan, saat ini sedang dilakukan percepatan vaksinasi Covid-19 baik dosis pertama sampai tiga kepada masyarakat, sebagai salah satu bentuk ikhtiar untuk segera menghentikan pandemi,” ujar Dewi.
Namun, imbuhnya, jangan cepat puas tapi harus terus melakukan tindakan yang tepat sampai wabah Covid-19 benar-benar berakhir. Jadi, penerapan protokol kesehatan (Prokes) harus tetap dijalankan, sehingga semua akan hidup normal dan produktif, serta ekonomi masyarakat segera bangkit kembali.
“Kami berkomitmen, terus meningkatkan taraf Kesehatan masyarakat, melalui program perbaikan gizi. Seperti, pemberian vitamin, optimalisasi pelaksanaan Kartu Lansia Tanggamus, dan Posyandu Plus sehingga mampu meningkatkan daya tahan tubuh (imunitas) bagi masyarakat,” ujar Dewi.
Sejak Januari
Ditempat yang sama, Kepala Bapalitnbang Kabupaten Tanggamus, Hendrajaya Mega menjelaskan, proses Musrenbang penyusunan RKPD 2023 telah dimulai sejak Januari tahun 2022 lalu.
Menurutnya, kegiatan Musrenbang 2022, adalah sebagai acuan dalam penyusunan program dan kegiatan pembangunan Kabupaten Tanggamus tahun 2023.
“Sasaran Musrenbang yaitu, tercapainya perencanaan pembangunan yang optimal, dengan memadukan berbagai aspirasi masyarakat,” tandasnya.
Diketahui, Musrenbang itu juga dihadiri oleh sejumlah Pejabat Tinggi Pratama (PTP) Provinsi Lampung, Wakil Bupati, dan Forkopimda Kabupaten Tanggamus. (Jay/*)












