Bupati Parosil Sayangkan Petani Buang Ratusan Tomat di Jalan

DAERAH, LAMPUNG BARAT413 Dilihat

LAMPUNG BARAT-Bupati Lampung Barat (Lambar), Parosil Mabsus menyayangkan, sikap petani yang membuat ratusan tomat di jalan. Padahal, tomat-tomat tersebut dapat diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Diketahui, aksi petani membuat tomat karena harga tomat di Kabupaten Lambar anjlok hingga 70 persen berkisar Rp400-600/kg. Akibatnya, para petani memilih membuang ratusan tomat hasil panen, karena kecewa.

Sementara itu, menurut Bupati Parosil harga tomat itu bukan turun, karena beberapa waktu yang lalu harga tomat cukup baik berkisar Rp8 ribu/kg.

“Saya dapat informasi, sebetulnya itu bukan dibuang karena tidak laku. Tapi, memang pihak pembeli tidak mau mengambil tomat yang terlalu merah,” kata Parosil, Selasa (29/03/2022).

Namun, ia menyayangkan perbuatan para petani yang membuang tomat-tomat tersebut di jalan, Sabtu (26/03/2022) lalu, karena sebetulnya, tomat-tomat itu bisa saja ditawarkan atau diberikan kepada tetangga atau masyarakat.

“Yang saya sayangkan, mestinya jangan dibuang kejalan, karena itukan bisa ditawarkan saja dengan keluarga atau tetangga-tetangga kita dan sudah pasti mereka mau menerima,” ujarnya.

Diketahui, saat ini di Kecamatan Sukau ada Kelompok Wanita Tani (KWT) Kabupaten Lambar yang mengembangkan olahan makanan tomat dengan rasa kurma.

Dikatakan Parosil, untuk ditawarkan juga dengan KWT yang mengembangkan olahan tomat rasa kurma tersebut.

“Atau ditawarkan dengan pengusaha-pengusaha lain, seperti terkait dengan pengolahan saos, sebenarnya yang paling penting yaitu, tingkat kesadaran dari masyarakat,” tukasnya.

Parosil berharap, kedapannya para petani bisa memperlakukan hasil-hasil pertanian dengan cara yang lebih bijak lagi, dan harus bisa bersyukur. (Riyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *