Kunjungi Tubaba, Gubernur DKI Diberikan Gelar Adat Tuan Penata Negara

TULANGBAWANG BARAT-Kunjungan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ke Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), mendapat gelar adat Tuan Penata Negara dari federasi Megou Pak di Balai Adat Sesat Agung, Minggu (08/05/2022).

Gelar tersebut, diberikan federasi Megou Pak Tubaba kepada Gubernur DKI tersebut, karena apresiasi federasi Megou Pak Tulang Bawang atas jasa dan kepiawaian dalam memimpin.

Bupati Tubaba menjelaskan, ke berada sesat Agung dan islamic center yang berdampingan di bumi Gayo Ragem Sai mangi Wawai. Karena falsafah hidup orang Lampung hidup dikandung adat mati dikandung amal dan Iman.

“Karena orang lampung memiliki ciri khas yang selalu memegang teguh prinsip piil pesenggiri yang artinya punya pendirian yang kuat. Sebenarnya masyarakat adat Lampung jauh sebelum Indonesia merdeka dan menganut Pancasila masyarakat lampung sudah berpancasila,” ungkapnya.

Lanjutnya, ia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesempatan dan kehadiran Anies di Tubaba, mudah-mudahan kehadiran Pak Anies di tempat ini menjadi semangat baru untuk pembangunan di kabupaten yang di cintai ini.

Ditempat yang sama, Anies Baswedan menceritakan pertama kali dirinya berkunjung ke kabupaten Tubaba pada 11 November 2010 saat dia mengantarkan sarjana muda lulusan terbaik guna meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan di Tubaba,

“Dan saat saya mendengar kabupaten Tubaba mulai berkembang dengan baik pada tahun 2015 saya datang lagi ke Tubaba guna melihat kabupaten ini. Majunya kabupaten ini bukan karena programnya akan tetapi karena keterbukaan masyarakat Tubaba menerima masukan dan ilmu dari luar,” ungkapnya.

Gubernur DKI Jakarta ini pun tidak luput mendoakan bupati Tubaba Umar Ahmad agar kejeniusan dan dedikasinya tidak berhenti di kabupaten Tubaba saja akan tetapi hingga ke tingkat-tingakat berikutnya. (Holidin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *