Bupati Lambar Perintah DLH Tangani Sampah Menumpuk

DAERAH, LAMPUNG BARAT421 Dilihat

LAMPUNG BARAT-Jorok, begitulah kata yang tepat untuk sampah yang dibiarkan menumpuk di perbatasan Pekon Canggu-Kota Besi, Kecamatan Batu Brak Kabupaten Lampung Barat (Lambar).

Pasalnya, sudah 12 hari sampah tersebut, dibiarkan menumpuk dsn mengeluarkan aroma tidak sedap.

Salah satu warga yang melintas mengatakan, beberapa hari yang lalu sempat hampir terjadi kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan roda empat dari arah yang saling berlawanan, akibat salah satu kendaraan mengambil jalur kendaraan lain karena menghindari tumpukan sampah tersebut.

“Kemarin ada dua unit mobil, dari arah berlawanan hampir tabrakan karena mobil yang dari arah Liwa mengambil jalur lawan arahnya, karena mau ngehindarin tumpukan sampah itu,” ujarnya, Kamis (19/05/2022).

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lambar, Parosil Mabsus saat dikonfirmasi seusai menghadiri pelantikan peratin terpilih, di Pekon Karang Agung, Kecamatan Way Tenong mengatakan, akan segera memerintahkan dinas terkait untuk segera membersihkan sampah yang menjadi keluhan masyarakat tersebut.

“Masalah sampah ini, merupakan permasalahan serius yang harus di atasi. Sebenarnya, di lokasi tersebut sudah diberikan kontainer sebagai tempat membuang sampah, tetapi kadang masyarakat juga sering membuang sampah sembarangan tidak pada tempatnya,” ujar Parosil.

Ia juga mengatakan, sampah yang ada di perbatasan Pekon Kota Besi-Canggu tersebut didominasi oleh sampah berasal dari tumbuh-tumbuhan, sisa gelaran pesta budaya Sekura beberapa waktu lalu, sehingga masih bisa dimanfaatkan dan diolah sebagai pupuk kompos.

“Saya sudah perintahkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), agar sampah yang ada di perbatasan segera ditangani. Termasuk, sampah di Simpang Serdang,” tandasnya. (Riyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *