LAMPUNG BARAT-Bupati Lampung Barat (Lambar) Parosil Mabsus mengharapkan, kepengurusan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) periode 2022-2026, dapat menghidupkan perguruan silat di bumi beguai jejama sai betik.
Harapan itu, disampaikan Bupati Parosil saat membuka musyawarah kabupaten (Muskab) IPSI Lambar, di Rumah Makan Sahabat Utama, Rabu (01/06/2022).
Muskab IPSI Lambar dalam rangka pemilihan Ketua periode 2022-2026 tersebut, dihadiri oleh
Pj Sekda Adi Utama, Ketua Harian KONI Bambang Kusmanto, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan pengurus IPSI periode 2018-2022.
“Muskab IPSI, salah satu bentuk kepedulian dan komitmen yang tinggi untuk memajukan prestasi cabang olahraga (Cabor) pencak silat di Kabupaten Lambar,” ujar Parosil yang juga Ketua Umum KONI Lambar.
Menurutnya, Muskab juga adalah media silaturahmi, dan wahana pengambilan keputusan dalam organisasi, serta sebagai bentuk pendidikan demokrasi yang aspiratif.
“Siapapun yang terpilih, menjadi Ketua IPSI, diharapkan mengembangkan prestasi atlet-atlet pencak silat, menjadi Lambar lebih hebat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum Pengprov IPSI Lampung, Riagus Ria mengatakan, saat ini di Kabupaten Lambar ada 28 perguruan pencak silat.
“Saya perkirakan, ada sekitar 100 ribu lebih, masyarakat Lambar yang menjadi insan olahraga pencak silat. Karena, Cabor pencak silat bukan hanya olahraga prestasi, tapi budaya warisan leluhur, sehingga pencak silat berkembang dan menjadi budaya hingga di pekon-pekon,” ujarnya.
Bahkan, kata Riagus Ria, IPSI Kabupaten Lambar adalah yang terbaik dari 15 kabupaten/kota se-Lampung. Tolak ukurnya, adalah kepengurusan IPSI Lambar sudah terbentuk sampai tingkat kecamatan.
“Tantangan di depan adalah, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan Cabor
Pencak Silat akan memperebutkan 22 medali emas. Apabila, 10 medali emas bisa diraih, maka kontingen Lambar berpeluang bisa menjadi juara umum,” tandasnya. (Riyan)






