Gubernur Arinal: Lampung Miliki SDA Melimpah

NASIONAL, PROVINSI456 Dilihat

BANDAR LAMPUNG-Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan, Provinsi Lampung memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah di sektor perikanan dan pertanian. Namun, banyak tantangan yang dihadapi. Salah satunya, adalah Sumber Daya Manusia (SDM) karena jumlah petani semakin berkurang, dan didominasi petani tua, rendahnya minat pemuda untuk bertani, serta semakin sedikitnya jumlah penyuluh.

Hal itu disampaikan Gubernur Arinal saat membuka sosialisasi dan bimbingan teknis (Bimtek), e-KPB bagi duta KPB, anak petani berprestasi penerima beasiswa KPB, di Fakultas Pertanian Unila, Kamis (14/07/2022).

“Saya menginisiasi untuk menumbuhkan gairah generasi muda, agar dapat berperan di sektor pertanian dengan pemberian beasiswa bagi anak petani yang tidak mampu, sehingga dapat kuliah di bidang Pertanian melalui Program Kartu Petani Berjaya (KPB),” ujarnya.

Arinal mengatakan, program KPB bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani menuju  kesejahteraan, melalui upaya penyelesaian permasalahan secara terstruktur, sistematis dan terintegrasi melalui pemanfaatan sistem teknologi informasi untuk memudahkan para petani.

Menurutnya, untuk meningkatkan pendapatan petani, program KPB memberikan jaminan kepastian antara lain ketersediaan sarana produksi pertanian, akses permodalan, pembinaan manajemen usaha dan teknologi, penanganan panen dan pasca panen, dan pemasaran hasil usaha pertanian.

Bahkan, lanjutnya, program KPB memberikan jaminan sosial bagi petani miskin, tidak mampu dan beasiswa pendidikan keluarga petani miskin, dan tidak mampu sesuai dengan kewenangan Pemda.

Ia menjelaskan, progres pelaksanaan program KPB transaksi penebusan pupuk Rp8,7 miliar, realisasi penyaluran KUR melalui program KPB di Bank BNI
kepada 5.289 debitur mencapai Rp180 miliar, dan pemberian beasiswa bagi 100 mahasiswa Unila, dan 122 mahasiswa Polinela.

Arinal mengungkapkan, pelaksanaan program KPB Pemprov Lampung mendapat berbagai apresiasi dari pemerintah pusat. Hal ini terbukti, dengan keberhasilan meraih penghargaan Provinsi Terbaik Inovasi Pengembangan Akses Keuangan di Sektor Pertanian pada TPAKD Award 2021, juga mendapat piagam penghargaan Pembangunan Daerah 2021.

Kemudian, lanjutnya, Peringkat Pertama Penghargaan Abdi Bakti Tani tahun 2021 yang diserahkan Wakil Presiden RI, sebagai Provinsi Terbaik dalam Peningkatan Produksi Padi tahun 2019-2020.

Ia juga mengajak para mahasiswa agar bersama-sama membangun desa, melalui berbagai program pemerintah seperti KPB, Smart Village, BUMDes, e-Samdes, dan Desamart.

Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian Unila, Irwan Sukri Banuwa mengatakan, KPB merupakan penghubung dari seluruh kepentingan pertanian yang ujungnya, adalah kesejahteraan para petani termasuk yang terlibat dalam sektor pertanian.

Menurutnya, mahasiswa penerima beasiswa sebagai Duta KPB agar proses percepatan program KPB bisa dioptimalkan.

“Tekuni program KPB, dengan sebaik-baiknya. Setelah selesai perkuliahan, bisa menapaki dan bergabung dengan berbagai program yang telah digagas Pemprov Lampung. Seperti Smart Village, BUMDes atau lainnya,” tukasnya. (Bud/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *