Ngupi Bebakhong, Pemkab Lambar Bahas Persiapan HUT RI

DAERAH, LAMPUNG BARAT426 Dilihat

LAMPUNG BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat (Lambar) menggelar Kegiatan Rutin Mingguan Ngupi Bebakhong atau yang sering di sebut Coffe Morning di Aula Kagungan Setdakab Setempat, Senin (1/8/2022).

Mengingat sebentar lagi akan digelar kegiatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) Bupati Lambar, Parosil Mabsus berharap kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) agar dapat menindaklanjuti surat edaran yang di keluarkan oleh kementerian dalam Negeri terkait dengan gerakan pembagian sepuluh juta bendera.

Bupati Parosil berharap Kabupaten Lambar kedepannya dapat membuat gerakan pembagian sepuluh juta bendera tersebut. Dan nanti ia akan turun langusung bersama Camat, Kepala Perangkat Daerah dan Peratin untuk menyukseskan gerakan tersebut.

“Selain itu saya berharap terkait peringatan HUT Republik Indonesia supaya memiliki inovasi dan gagasan yang berbeda dari tahun 2021 lalu. Hal tersebut bentuk menghargai bendera merah putih,” ujarnya.

Namun hal tersebut mesti di diskusikan terlebih dahulu terhadap pikhak TNI, Polri kegiatan tersebut jika dilakukan bertentangan atau tidak dengan peraturan yang terdapat di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini.

“Rencananya kita akan mengibarkan bendera dengan ukuran besar, bila perlu bendera itu sebelum di kibarkan mungkin nanti ada iring-iringan oleh pelajar atau siswa drum band atau sebagainya,” jelasnya.

Menurut Parosil mengingat HUT RI mendatang terintergrasi dengan  HUT Lambar maka kegiatan jalan sehat dan senam bersama mungkin akan di buat tiga titik yang petama di Balik Bukit, way tenong dan suoh.

Selain itu, Parosil juga membahas terkait Java Comfeed pihaknya mengatakan dari awal kita harus ingat bahwa investor itu hadir kita harus menyambutnya dengan baik agar dapat terjalin kerjasama yang baik.

Akan tetapi yang paling penting konsepnya tidak merugikan pemerintah dan juga tidak merugikan masyarakat.

Sebelum menandatangani kerjasama tersebut Bupati Parosil ingin paparan yang ada di perjanjian tersebut jelas dan pasti, sehingga tidak simpang siur saat melaksanakan kerjasama itu.

“Pertama ada kesiapan dari PT Java Comfeed untuk mendirikan pabrik pengolahan ikannya di Lambar, Kedua PT Java Comfeed Tbk siap mendirikan sekolah ikan,  Ketiga Java Comfeed siap untuk merekrut tenaga kerjanya bila perlu dicantumkan 80% harus orang Lambar,” pungkasnya. (*/yan/nta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *