TULANGBAWANG BARAT – Pemerintah Tiyuh Gedung Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU), Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Melaksanakan kegiatan bersih-bersih bersama masyarakat tiyuh di bantaran Sungai Wai Kiri.
Kepalo Tiyuh Gedung Ratu Juaini Bandarsyah mengatakan, kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang di lakukan pemerintah tiyuh bersama masyarakat, guna menciptakan kebersihan, kenyamanan dan keindahan di setiap suku yang ada di tiyuh tersebut.
“Dalam kegiatan kali ini, kami membersihkan sampah dan rerumputan yang menggangu kenyamanan dan keindahan bantaran sungai ini,”ungkapnya, Jum’at (27/01/2023)
Lanjut dia, Bantaran Sungai Way Kiri adalah dasar cikal bakal kehidupan masyarakat jaman dahulu. Karena hampir seluruh tranportasi jaman dahulu selalu melintasi jalur sungai dengan mengunakan kapal atau perahu pada saat itu.
“Atas dasar itu kita seharusnya pandai-pandai berinovasi memanfaatkan aliran Sungai Wai Kiri dengan cara kita sendiri pada zaman ini. Yang tentunya selalu mengedepankan budaya, sosial dan kultur,”jelasnya
Maka dengan kita merawat dan selalu menjaga aliran batang ari dapat dirasakan dan terlihat indah, sejuk dan asri. Dengan penanaman tanama yang unik dan memberikan manfaat bagi masyarakat tiyuh yang dapat memberi keunikan tersendiri dari aliran Sungai Wai Kiri.
“Kita saat ini sedang ingin menjadikan tiyuh gedung ratu menjadi tiyuh wisata yang memiliki ciri khas sendiri. Maka kita melakukan penanaman tikeu (mendong), yang menjadi salah satu ciri khas Tiyuh Gedung Ratu. Agar bantaran sungai yang ada di tiyuh gedung ratu dapat terlihat indah dan rapi. Yang dapat menarik wisatawan dari luar tiyuh maupun luar daerah.”katanya
Dia pun berharap kepada masyarakat Tiyuh Gedung Ratu dan sekitarnya agar dapat menjaga lingkungan sendiri dan bantaran kali agar selalu bersih, tidak membuang sampah sembarangan. Yang berdampak terjadinya kerusakan lingkungan dan mengurangi bahkan membunuh populasi hewan yang hidup di sekitaran aliran Wai Kiri. (Hol)






