TULANG BAWANG BARAT – Camat Tulangbawang Tengah (TbT), Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, memaparkan usulan skala prioritas dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2024.
Hal tersebut di sampaikan oleh Camat TBT, Ahmad Nazaruddin, saat di konfirmasi usai melaksanakan rapat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) dan rembuk stunting, Kecamatan TBT, Kamis (02/01/2023).
“Ada 10 skala prioritas Kecamatan TBT untuk diusulkan dalam RKPD Kabupaten Tubaba tahun 2024 dan kami berharap usulan tersebut masuk dalam program pembangunan ke depan serta diakomodir,” kata dia.
Adapun 10 usulan skala prioritas yakni,
penyediaan sarana penunjang kantor yang saat ini representatif dengan mengusulkan pembangunan kantor Kecamatan yang sudah dibebaskan lahannya kurang lebih 1,5 hektare. Yang berada tepat di depan kantor Kecamatan TBT.
Selanjutnya penataan wajah ibukota Tiyuh (Desa) Panaragan yakni pembangunan jalan dua dari luar Simpang Tiga menuju Tiyuh Panaragan beserta drainase tiyuh Panaragan.
Kemudian, lanjut dia, diharapkan dukungan pembangunan masjid agung tiyuh Panaragan yang merupakan icon dari tiyuh Panaragan yang saat ini pembangunannya masih sangat lambat karena minimnya dukungan dan partisipasi dari seluruh pihak. Oleh karenanya kami mendorong ini untuk dapat diakomodir di dalam RKPD tahun 2024
Tambah nya, Adapun dalam pelestarian seni dan budaya Lampung pepadun Megou Pak Tubaba. Kami mengusulkan adanya pelatihan kesenian tari, syair dan lain sebagainya.
“Perbaikan beberapa titik ruas jalan penghubung antar tiyuh terutama akses mobilitas keluar masuknya hasil bumi atau produk lainnya. Pembangunan dan pelebaran jalan penghubung ruas Jalan Simpang penumangan ke arah pagar Dewa yang merupakan konektivitas antar wilayah utara dan selatan,” paparnya.
Kemudian yang terakhir, kita akan optimalisasi pelaksanaan program kandang kebun kolam dan wisata (K3 1W) sebagai upaya menekan angka inflasi dan pemenuhan kebutuhan pangan bagi masyarakat TBT.
Kemudian untuk meningkatkan ekonomi masyarakat kami akan mendongkrak dari program K3 1W, jadi saya berharap kepala Tiyuh bisa mendukung program ini terutama untuk memenuhi kebutuhan dulu. Disamping itu melalui program Smart Village kami juga membuka pemasaran untuk produk UMKM yakni melalui Marketplace yang ada di menu smart village tersebut,
“Itulah salah satu upaya kita untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
“Untuk itu saya berharap melalui Musrenbang ini dapat menjadi langkah yang baik dalam pembangunan kedepannya agar lebih tepat sasaran dan tidak keluar dari apa yang telah menjadi Aspirasi masyarakat,” imbuhnya.
Untuk diketahui adapun yang hadir dalam Musrembang Kecamatan TBT tersebut yakni, Asisten III, Ketua DPRD beserta para anggota DPRD Dapil wilayah setempat , Kajari , seluruh Kepala Tiyuh dan perwakilan tokoh- tokoh di TBT, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tamu undangan lainnya. (*/Hol)






