Honorer Korban Penganiayaan Pejabat Dinas Pendidikan Tubaba Lapor Ke Polsek

DAERAH, TULANG BAWANG358 Dilihat

TULANG BAWANG– Juwita (41) warga Kelurahan Ujung Gunung, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) yang diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh rekan kerjanya.

Tenaga honorer Dinas Pendidikan (Tuba) tersebut mengaku, telah dipukul salah satu pejabat di dinas setempat berinisial RF menggunakan handphone hingga mengalami luka robek di batang hidungnya.

Menurut Juwita dirinya tiba-tiba saja dipukul oleh RF dengan handphone yang mengenai hidungnya sampai luka dan berdarah,” ujar Juwita, Jumat (17/02/2023).

Perempuan berhijab ini mengaku tidak mengetahui secara persis penyebab RF memarahinya dan berujung dengan pemukulan itu.

Sebelum kejadian dirinya mengikuti apel bersama di halaman Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuba, saat itu sempat terjadi candaan antara dirinya dengan rekan kerja lainnya, ketika hendak melakukan absen.

“Pas apel itu sempat main-main gitu, karena ada kawan nanya siapa bos saya. Terus saya bilang enggak tahu bos saya ada enggak. Nah, cuman gitu aja saya ngomongnya dan itu cuman bercanda aja enggak lebih. Namanya main sama kawan-kawan kan,” terangnya.

Akibat peristiwa itu, wajah Juwita mengalami luka robek di bagian batang hidungnya. Dirinya ditemani sang suami sudah melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Menggala agar diproses ke ranah hukum.

“Ada saksinya kok pas kejadian, karena kejadian itu pas di kantor,” tutupnya.(Tw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *