Tikeu, Tanaman Ikonik yang Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga Gedung Ratu

TULANGBAWANG BARAT – Tikeu (Purun Danau) yang selama ini menjadi salah satu tanaman ikonik Tiyuh Gedung Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU), Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), menjadi sumber pendapatan baru masyarakat Tiyuh Gedung Ratu.

Pasalnya Tikeu (Purun Danau), yang banyak tumbuh di rawa-rawa sejak dahulu kala sudah banyak yang memanfaatkan dengan menjadikannya tikar tempat duduk. Akan tetapi di Tiyuh Gedung Ratu melalui UMKM Tiyuh bukan hanya menjadikanya tikar. Lebih di kembangkan lagi menjadi berbagai kerajinan tangan seperti Tas, Pakai Air Mineral, Peci dan lainnya.

Yang tentu saja menjadikan tanaman tikeu yang awalnya hanya di pandang sebelah mata melalui UMKM Tiyuh Gedung Ratu menjadikanya tanaman yang bermutu dan bernilai Ekomoni.

Bahkan melalui berbagai instansi terkait ayaman tikeu yang telah menjadi berbagai jenis kerajinan di ikut sertakan dalam pameran baik di Kabupaten Tubaba, Provinsi bahkan Pusat yang banyak mendapat pujian dari berbagai kalangan.

Pujian tersebut tidak terlepas dari uniknya kerajinan yang di ciptakan olah ibu-ibu UMKM namun kerajinan ini juga sangat ramah lingkungan yang mendapat tempatnya tersendiri di pasaran.

Kerajinan anyaman tikeu di Tiyuh Gedung Ratu sebenarnya telah lama berdiri sejak tahun 2013 yang di beri nama “ATU GERA” (Anyaman Tikeu Gedung Ratu) dan di ketuai oleh (Alm) ZUHROH.

Dalam tulisan ini penulis inggin juga menyampaikan bila kita pandai melihat dan merasakan dengan cermat hal-hal di sekitar kita dengan baik. Dapat menimbulkan berbagai kreasi yang tentunya dapat menjadikan pendapatan kita.(Hol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *