Tingkatkan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Nanda Indira Dendi Gelar Lomba Menu Non Beras

DAERAH, PESAWARAN590 Dilihat

PESAWARAN – Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus berupaya melakukan percepatan dan pencapaian ketahanan pangan di tingkat rumah tangga, salah satunya dengan menggalakkan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dengan memanfaatkan pekarangan rumah.

Hal itu terungkap saat Ketua Tim Penggerak TP PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi menjadi juri pada Lomba Menu non Beras/Produk Lokal Kelompok Wanita Tani Kecamatan Negeri Katon di Desa Pejambon Kecamatan Negeri Katon, pada Senin (13/11/2023).

Dikatakan Nanda, Program P2L adalah upaya penganekaragaman pangan secara umum yang sangat penting untuk dilaksanakan secara masal, karena pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber pangan pokok yang belum optimal.

“Penganekaragaman konsumsi pangan merupakan upaya untuk memantapkan atau membudayakan pola konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) guna memenuhi kebutuhan gizi untuk mendukung hidup sehat, aktif dan produktif,” kata Nanda.

Ketua TP PKK yang juga sebagai Penasehat Kelompok Wanita Tani (KWT) berharap Lomba ini dapat menciptakan inovasi-inovasi pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber pangan pokok utama, sehingga ketergantungan akan pangan pokok bersumber padi/ beras dapat dikurangi.

Dia juga mengimbau kepada segenap pengurus dan anggota KWT Kecamatan Negeri Katon untuk terus dapat mengaktualisasikan peran dan fungsinya.

“Dengan memanfaatkan semaksimal mungkin lahan pekarangan menjadi lahan produktif dan berdaya guna untuk kepentingan masyarakat dan kesehatan keluarga,” ucapnya.

Dewasa ini, kata Nanda, optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk dimanfaatkan agar selain menjadi Sehat, juga dapat menambah kendahan, dan produktif.

Istri orang nomor satu di kabupaten pesawaran itu juga terus mengajak kepada segenap KWT agar terus berinovasi, kreatif dan edukatif serta berperan dalam upaya meningkatkan ekonomi keluarga dan masyarakat melalui pertanian dan pembudidayaan.

Karena, lanjut Nanda, peran aktif ibu-ibu Tim Penggerak PKK kecamatan dan desa, dapat ambil bagian dan menjadi pelopor gerakan pemantapan ketahanan pangan.

“Mulai dari tingkat rumah tangga untuk mendukung pemantapan ketahanan pangan, secara bertahap mengubah pola konsumsi pangan kita dengan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang serta aman,” tandasnya. (Indra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *