Qomaru Sampaikan Rencana Maju di Pilkada Metro ke ASN Dinsos

DAERAH, METRO396 Dilihat

METRO – Wakil Wali Kota Metro, Qomaru Zaman menyampaikan rencananya untuk kembali mengikuti kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024. Itu disampaikannya dalam kegiatan Amaliah Ramadhan yang berlangsung di kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Metro, Selasa (19/03/2024).
Dihadapan puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Qomaru membeberkan rencana bahwa dirinya akan kembali mengikuti kontestasi Pilkada dan berpasangan dengan Wahdi.

Dalam sambutannya, Qomaru menerangkan bahwa masa jabatan ia dan Wali Kota akan berakhir pada November 2024 mendatang.

“Insyaallah kami akan tuntaskan sampai tanggal 24 November 2024, kami selesai menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Izinkan saya dan pak Wali Kota, InsyaAllah akan menetapkan diri maju lagi. Kok gak tepuk tangan,” ungkapnya dalam sambutan dihadapan puluhan ASN dan pekerja sosial tersebut.

Dalam kegiatan Amaliah Ramadhan itu, Qomaru membeberkan rencananya kembali maju dalam kontestasi Pilkada 2024 lantaran telah melalui pertimbangan yang matang.

“Saya dan pak Wali Kota menetapkan diri ini bukan tanpa perhitungan dan pertimbangan. Gegap-gempitanya politik di provinsi Lampung sudah sama-sama kita ketahui, dan saya beserta pak Wali adalah menjadi bagian dari tradisi politik di provinsi Lampung yang harus berbeda dengan pimpinan daerah yang dulu-dulu. Termasuk pimpinan daerah yang sekarang,” bebernya.

“Berbedanya apa, kami insyaallah sampai kapanpun akan selalu rukun. Kalau perbedaan pendapat hal biasa, tidak ada masalah. Yang penting fokus ngurusin Kota Metro dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Qomaru bahkan meminta tepuk tangan dari para peserta Amaliah Ramadhan yang didominasi oleh pegawai tersebut.

“Saya ikut pilkada bukan mencari kekayaan, kok tidak tepuk tangan loh, tepuk tangan saja harus diperintah. Pak Wahdi dan saya ketika menetapkan hati untuk tempur 2020 kemarin, tidak mencari kekayaan, tetapi mencari saksi yang terbanyak di akhirat,” paparnya.

“Saya tidak urusan, mau protes sama saya emang gue pikirin. Jangan sampai mayat saya bermasalah dihadapan Allah SWT ketika memimpin Kota Metro ini,” pungkasnya dalam sambutan.

Sementara itu ketika diwawancarai awak media, Qomaru Zaman menegaskan bahwa ia bersama Wahdi bakal kembali mencalonkan diri sebagai kepala daerah. Ketika ditanya apakah akan kembali maju melalui jalur independen, dirinya belum dapat memberikan kepastian.

“Maju, why not (mengapa tidak, red). Just the minute. Iya nanti, nanti. Belum,” singkatnya.

Saat ditanya apakah dirinya berkampanye dalam setiap kegiatan yang digelar pemerintah, Qomaru membantah hal tersebut. Menurutnya dirinya hanya melakukan sosialisasi dan meminta doa kepada pegawai dan masyarakat.

“Kampanye mana, ini sosialisasi saja. Tidak minta dukungan, minta doa saja. assalamualaikum,” ucapnya menutup wawancara sembari memasuki mobil dinasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinas) Sri Amanto mengungkapkan bahwa kegiatan amaliah ramadhan terdapat melibatkan pegawai hingga pekerja sosial di Bumi Sai Wawai.

“Ya ini kan dalam rangka kesetiakawanan sosial ya, kami sengaja mengumpulkan PSM dan pendamping PKH ada TKSK juga agar bisa lebih kuat dan bersatu untuk mengantarkan Kota Metro dalam menangani permasalahan-permasalahan sosial,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Amanto tersebut menuturkan bahwa kehadiran Wakil Wali Kota Metro, Qomaru Zaman bukan hanya memberikan arahan namun juga sosialisasi meminta dukungan untuk memaksimalkan realisasi program kerja Pemerintah.

“Ya artinya sosialisasi bahwa program-program pembangunan beliau kan berakhir di bulan November tahun 2024. Beliau minta dukungan kita untuk bekerja secara lebih maksimal lagi,” ujarnya.

“Sehingga program-program beliau, apa yang sudah ada di RPJMD itu bisa terlaksana semuanya, dan kita dukung semuanya,” imbuhnya.

Meskipun begitu, Kepala Dinsos Metro tersebut menegaskan bahwa sikapnya netral dalam menghadapi Pilkada serentak 2024 mendatang.

“Kalau periode berikutnya, ya artinya kita sebagai ASN kan netral ya. Beliau tadi hanya sosialisasi saja,” tandasnya. (sgt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *