PPWI Pesawaran Gelar Sunatan Massal dan Santunan di HUT ke-3, Ketua DPC Ngatijo: Bentuk Kepedulian untuk Warga

PESAWARAN29 Dilihat

Pesawaran – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPC PPWI) Kabupaten Pesawaran menggelar kegiatan bakti sosial berupa sunatan massal dan pemberian santunan pada Kamis, 18 Juni 2026 di Desa Gedong Tataan. Kegiatan ini sekaligus menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 PPWI.

Ketua DPC PPWI Pesawaran, Ngatijo, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian PPWI terhadap masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Alhamdulillah hari ini bertepatan dengan HUT ke-3 PPWI, kami bisa berbagi. Sunatan massal ini bentuk kepedulian kepada warga. Selain itu, kegiatan sosial ini sebagai wujud bahwa PPWI hadir di tengah masyarakat, bukan cuma nulis berita,” ujar Ngatijo di sela kegiatan.

Rangkaian Kegiatan
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran. Setiap peserta mendapat bingkisan berupa sarung, peci, uang saku, dan obat-obatan.

Selain itu, santunan berupa uang tunai dan paket sembako juga diberikan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.

Tim medis dari Dinas Kesehatan juga memberikan penyuluhan kesehatan terkait edukasi perawatan pasca sunat kepada para orang tua peserta.

Ngatijo menambahkan, kegiatan ini terlaksana berkat gotong royong pengurus DPC PPWI Pesawaran dan dukungan para donatur. “Terima kasih untuk semua pihak yang sudah membantu. Di usia PPWI yang ke-3 ini, kami ingin terus menebar manfaat. Semoga jadi amal jariyah,” tambahnya.

Salah satu orang tua peserta, Yanah mengaku terbantu dengan kegiatan ini. “Anak saya udah lama mau sunat tapi kebentur biaya. Alhamdulillah ada sunatan gratis dari PPWI. Dapat sarung sama uang juga. Terima kasih Pak Ngatijo dan PPWI,”ucapnya.

DPC PPWI Pesawaran berkomitmen akan terus menggelar kegiatan sosial serupa. “Masuk usia ke-3, PPWI harus makin dewasa. Wartawan itu bukan cuma kritik, tapi juga harus memberi solusi dan manfaat langsung ke warga,” tutup Ngatijo. (Indra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *