47 MAHASISWA INSTITUT PERTANIAN BOGOR LAKSANAKAN KKN TEMATIK DI KABUPATEN PRINGSEWU 

PERINGSEWU48 Dilihat

PRINGSEWU – 47 mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Kabupaten Pringsewu beberapa waktu kedepan. Mereka akan ditempatkan di enam pekon di wilayah Kecamatan Adiluwih, masing-masing Pekon Adiluwih, Waringinsari Timur, Purwodadi, Enggal Rejo, Srikaton, dan Tunggul Pawenang.

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, S.Ag. saat menerima para mahasiswa tersebut di Aula Utama Pemkab setempat, pada Senin, 6 Juli 2026, menyampaikan ucapan selamat datang ke Kabupaten Pringsewu kepada seluruh mahasiswa peserta KKN. Menurutnya, kehadiran para mahasiswa ini bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi membawa semangat baru, ilmu pengetahuan, kreativitas dan optimisme, sekaligus energi yang menghubungkan dunia kampus dengan kehidupan nyata masyarakat, karena di sinilah ilmu diuji dan disempurnakan melalui pengalaman.

“Artificial Intelligence berkembang sangat cepat dan internet telah mengubah cara manusia bekerja, dimana data menjadi aset yang sangat berharga. Namun sebesar apapun kemajuan teknologi, ada satu hal yang tidak akan pernah tergantikan, yaitu nilai kemanusiaan,” ujarnya.

Dikatakan Umi, teknologi dapat mempercepat pekerjaan, namun empati tidak dapat diprogram. Begitu juga kecerdasan buatan mampu mengolah jutaan data, tetapi ia tidak dapat merasakan denyut nadi kehidupan masyarakat. Karena itu Wabup berharap para mahasiswa tak hanya hadir membawa laptop dan proposal kegiatan, tetapi membawa hati yang peka kepada semua, dengan mau mendengar, memahami, serta belajar dari masyarakat.

“Tema KKN Tematik kali ini yakni ‘Pengembangan Berkelanjutan Masyarakat Agromaritim untuk Mencapai Socio Resilience’ sangat relevan dengan kondisi Kabupaten Pringsewu, yang dianugerahi tanah subur, masyarakat pekerja keras, sektor pertanian yang kuat, perikanan air tawar yang berkembang, peternakan serta pelaku UMKM yang terus tumbuh. Namun, potensi saja tidak cukup, dan harus bertemu dengan inovasi yang juga bertemu dengan teknologi. Dan, teknologi harus berpihak kepada masyarakat,” tegasnya.

Wabup Pringsewu pada acara yang dihadiri Sekretaris Departemen Ekonomi Syariah IPB Dr.Neneng Hasanah, Koordinator KKNT Wilayah Pringsewu Dr.Ir.Ahyar Ismail, M.Agr., Kadis Pertanian Kabupaten Pringsewu Maryanto, S.Pt., Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon Ir.Judi Muljana, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Dr.Supriyanto Camat Adiluwih Yuli Saptikawati, M.M. beserta para kepala pekon, juga mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah pekon, penyuluh pertanian, dan masyarakat untuk menjadikan para mahasiswa sebagai mitra.

“Makna sejati KKN bukanlah sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menghadirkan manfaat yang tetap hidup meskipun kegiatan telah berakhir. Jadikan setiap desa atau pekon sebagai ruang belajar, masyarakat sebagai guru, serta setiap tantangan sebagai kesempatan untuk melahirkan ide dan gagasan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *