PALEMBANG – Pagi di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, kini menghadirkan pemandangan yang berbeda. Di antara deru alat berat dan semangat gotong royong, jalan yang sebelumnya sulit dilalui mulai terbentang rapi, jembatan berdiri kokoh menghubungkan permukiman, sementara rumah-rumah yang dulu nyaris tak layak huni perlahan menjelma menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.
Perubahan itu menjadi wajah nyata Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang Tahun Anggaran 2026. Lebih dari sekadar proyek pembangunan, TMMD hadir membawa harapan baru bagi masyarakat yang selama ini mendambakan akses infrastruktur dan pelayanan dasar yang lebih baik.
Bagi warga Talang Jambe, pembangunan yang kini berlangsung bukan hanya tentang beton, aspal, atau besi. Setiap meter jalan yang dibangun membuka peluang ekonomi, setiap jembatan yang berdiri memperpendek jarak antarkampung, sementara setiap rumah yang direhabilitasi menghadirkan rasa aman bagi keluarga yang menempatinya.
Mewakili Lurah Talang Jambe, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan (PMK) Kelurahan Talang Jambe, Destri, S.Pd., M.Si., mengungkapkan rasa syukur karena wilayahnya dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan TMMD tahun ini.
“Alhamdulillah, kami sangat senang Kelurahan Talang Jambe dipilih menjadi lokasi TMMD. Banyak warga yang langsung merasakan manfaat pembangunan yang dilakukan TNI bersama pemerintah,” ujarnya.
Destri menuturkan, manfaat program tersebut sudah dirasakan di berbagai wilayah. Di RT 17 RW 05 misalnya, warga memperoleh rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sekaligus pembangunan sumur bor yang sangat dibutuhkan. Program serupa juga dilaksanakan di RT 20.
Sementara di RT 10, pembangunan jalan sepanjang 750 meter tengah berlangsung. Jalan tersebut menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Tak hanya itu, pembangunan jembatan, fasilitas WC umum, hingga saluran drainase juga dikerjakan untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus mengurangi genangan air saat musim hujan.
Menurutnya, rumah-rumah yang dipilih sebagai sasaran rehabilitasi memang berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan sehingga layak mendapatkan bantuan.
“Jembatan Merah Putih di RW 03 juga sudah selesai dibangun. Ke depan masih banyak usulan masyarakat, terutama pembangunan jalan-jalan lingkungan yang ukurannya lebih kecil agar bisa segera direalisasikan. Di beberapa RT juga ada pembangunan parit,” katanya.
Ia berharap seluruh masyarakat terus menjaga semangat kebersamaan dengan mendukung seluruh rangkaian kegiatan TMMD hingga selesai.
“Kami mengimbau warga agar ikut membantu dan memberikan dukungan kepada bapak-bapak TNI selama proses pembangunan berlangsung. Program ini sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Komandan Kodim 0418/Palembang yang juga menjabat sebagai Dansatgas TMMD ke-129, Kolonel Arh. Erik Novianto, S.Sos., menjelaskan bahwa TMMD tahun ini dilaksanakan melalui tiga sasaran utama, yakni sasaran fisik, nonfisik, dan sasaran tambahan.
Pada sasaran fisik, TNI membangun jalan sepanjang 750 meter dengan lebar lima meter, saluran drainase, serta enam unit gorong-gorong yang akan memperlancar mobilitas warga maupun distribusi hasil usaha masyarakat.
Sementara sasaran tambahan meliputi rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni, pembangunan sumur bor, serta pembangunan menara atau tower yang mendukung kebutuhan masyarakat.
Namun, pembangunan yang dibawa TMMD tidak berhenti pada infrastruktur semata. Berbagai kegiatan nonfisik juga digelar melalui penyuluhan keluarga berencana, pelayanan kesehatan, edukasi masyarakat, hingga peningkatan wawasan kebangsaan sebagai upaya membangun kualitas sumber daya manusia.
“Program TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia melalui berbagai penyuluhan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Erik.
Program yang berlangsung selama 30 hari sejak dibuka pada 15 Juli 2026 itu melibatkan sekitar 120 personel TNI dari Kodim 0418/Palembang dan satuan teritorial lainnya. Pelaksanaannya didukung penuh oleh pemerintah daerah serta masyarakat yang bergotong royong menyukseskan setiap tahapan pembangunan.
Di luar pelaksanaan TMMD, Kodim 0418/Palembang juga terus menjalankan Program Pembangunan Jembatan sebagai bagian dari program nasional Presiden Republik Indonesia. Dari enam titik jembatan yang menjadi tanggung jawab Kodim, tiga telah rampung sepenuhnya, sedangkan tiga titik lainnya masih dalam proses penyelesaian.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dan Desa”, pelaksanaan TMMD ke-129 di Talang Jambe menjadi cerminan kuat bahwa pembangunan akan berjalan lebih cepat ketika TNI, pemerintah, dan masyarakat melangkah dalam irama yang sama. Di balik jalan yang mulai terbentang dan jembatan yang kini menghubungkan harapan, tersimpan optimisme bahwa desa yang lebih maju bukan lagi sekadar cita-cita, melainkan kenyataan yang sedang dibangun bersama. (Bro Adi)











