TMMD ke-129 Jadi Momentum Kebangkitan UMKM, 20 Stand Ramaikan Pembukaan di Talang Jambe

PALEMBANG – Pembukaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang, Rabu (15/7/2026), tidak hanya diwarnai semangat gotong royong dan pembangunan. Sebanyak 20 stand Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut memeriahkan kegiatan sekaligus menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha lokal.

Pameran UMKM tersebut merupakan hasil kolaborasi Kodim 0418/Palembang bersama Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palembang. Beragam produk kuliner, mulai dari makanan ringan, minuman hingga aneka jajanan, ditawarkan oleh pelaku UMKM binaan Koramil jajaran Kodim 0418/Palembang.

Sejak kegiatan dimulai, stand-stand UMKM dipadati pengunjung. Prajurit TNI, masyarakat, hingga para pelajar yang hadir pada pembukaan TMMD tampak antusias membeli berbagai produk yang dijajakan.

Salah seorang pelaku UMKM, Yuni, pemilik Kebab Bang Denny, mengaku bersyukur mendapat kesempatan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pembukaan TMMD memberikan dampak positif terhadap penjualan produknya.

“Kami berterima kasih sudah diajak bergabung dalam acara pembukaan TMMD. Senang sekali bisa ikut kegiatan seperti ini karena tempatnya gratis dan Alhamdulillah omzet kami meningkat,” ujar Yuni.

Ia menjelaskan, produk yang dipasarkan berupa kebab dan minuman es Milo. Selama kegiatan berlangsung, pembeli datang dari berbagai kalangan, mulai dari prajurit TNI, masyarakat umum hingga pelajar SD dan SMA.

“Alhamdulillah ramai. Yang membeli prajurit, warga, anak-anak SD dan SMA. Biasanya kami berjualan di sekolah-sekolah dan mengikuti berbagai pameran. Kami juga menerima pesanan melalui WhatsApp di nomor 085788285822,” katanya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0418/Palembang sekaligus Dansub Satgas TMMD ke-129, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., melalui Kasdim 0418/Palembang sekaligus Wadan Subsatgas TMMD, Letkol Inf Deri Septriandi, S.T., M.M., M.Han., mengatakan keikutsertaan pelaku UMKM merupakan bentuk nyata komitmen TNI dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pameran UMKM sengaja dihadirkan agar para pelaku usaha memiliki ruang untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat luas sekaligus meningkatkan pendapatan.

“Kami mengajak para pelaku UMKM untuk ikut memeriahkan kegiatan ini dengan tujuan memperkenalkan produk-produk mereka kepada masyarakat. Harapannya, penjualan mereka meningkat sehingga perekonomian para pelaku UMKM juga semakin berkembang,” ujar Deri.

Ia menambahkan, TMMD bukan semata berorientasi pada pembangunan infrastruktur dan kegiatan sosial kemasyarakatan, tetapi juga menjadi momentum mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM.

Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM, manfaat TMMD diharapkan semakin dirasakan masyarakat, tidak hanya dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam meningkatkan kesejahteraan dan menggerakkan roda perekonomian daerah. (Bro Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *