Kekompakan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang Tuai Apresiasi Warga, Sumur Bor Rampung dalam Tiga Hari

PALEMBANG – Kehadiran Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang di Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, tidak hanya menghadirkan solusi atas kebutuhan air bersih masyarakat melalui pembangunan sumur bor, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam di hati warga. Kekompakan, kedisiplinan, dan semangat gotong royong yang ditunjukkan para prajurit selama pengerjaan sumur bor di Sasaran 13 mendapat apresiasi dari masyarakat setempat.

Salah seorang penerima manfaat program sumur bor, Kuria, warga RT 30 RW 11 Kelurahan Talang Betutu, mengaku telah menetap di kawasan tersebut sejak tahun 1979. Selama puluhan tahun tinggal di lingkungan itu, ia baru kali ini menyaksikan secara langsung bagaimana personel TNI bekerja dengan penuh dedikasi sekaligus membangun hubungan yang begitu akrab dengan warga.

Menurut Kuria, anggota Satgas TMMD tidak hanya datang untuk bekerja, tetapi juga mampu menyatu dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Di sela-sela aktivitas pembangunan, para prajurit memanfaatkan rumah-rumah warga untuk mandi maupun berganti pakaian, sehingga tercipta suasana kekeluargaan yang hangat.

“Mereka di sini berbaur dengan warga. Biasanya mereka numpang mandi, ganti baju di rumah ayuk, kadang juga di rumah orang tua. Mereka gantian bekerjanya, nanti kalau beberapa orang istirahat langsung ada yang menggantikan,” ungkap Kuria.

Ia juga menceritakan bahwa sistem kerja Satgas TMMD sangat terorganisir. Personel dibagi dalam beberapa regu yang bekerja secara bergantian sehingga proses pembangunan dapat berlangsung hampir tanpa henti dari pagi hingga malam.

“Kalau masak mereka ada yang khusus masak. Jadi dua regu fokus dengan pekerjaan mereka, nyaris non stop. Gantian terus dari pagi sampai malam, makanya tiga hari sudah selesai,” jelasnya.

Selain itu, Kuria mengungkapkan bahwa Babinsa setempat, Sertu Joko, juga rutin datang untuk memantau perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan seluruh proses berjalan dengan baik.

“Pak Babinsanya juga sering datang ke sini, Pak Joko,” tambahnya.

Kisah yang disampaikan Kuria menjadi gambaran nyata bahwa Program TMMD bukan sekadar membangun sarana fisik, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kedekatan yang terjalin selama proses pembangunan menghadirkan rasa kebersamaan yang semakin memperkuat hubungan antara prajurit dan masyarakat.

Sementara itu, Komandan Kodim 0418/Palembang selaku Dansatgas TMMD Ke-129, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Satgas yang telah bekerja keras dengan penuh tanggung jawab sehingga pembangunan sumur bor di Sasaran 13 dapat diselesaikan dalam waktu yang relatif singkat.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari disiplin, kerja sama tim, dan semangat pengabdian yang tinggi dalam melayani masyarakat.

“Pengerjaan sumur bor di Sasaran 13 ini terbilang cepat dan sangat membanggakan. Saya berharap capaian ini dapat menjadi contoh bagi anggota yang lain. Tetap jaga kekompakan, kesehatan, serta keselamatan kerja selama pelaksanaan TMMD. Kepada masyarakat penerima manfaat, semoga sumur bor ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan air bersih,” ujar Kolonel Erik.

Melalui Program TMMD Ke-129, Kodim 0418/Palembang terus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Di balik rampungnya pembangunan sumur bor dalam tiga hari, tersimpan nilai-nilai pengabdian, kebersamaan, dan gotong royong yang menjadi ruh utama TMMD, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai kekuatan dalam membangun negeri. (Bro Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *