Palembang – Memasuki hari ketujuh pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129, Satgas TMMD Kodim 0418/Palembang mengawali kegiatan dengan apel pagi untuk memastikan kesiapan seluruh personel sebelum melaksanakan pekerjaan di lapangan, Senin.
Apel pagi tidak hanya menjadi bagian dari rutinitas kedinasan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana pengecekan kondisi personel, khususnya kesehatan dan kesiapan fisik. Melalui kegiatan tersebut, pimpinan satgas dapat mengetahui apabila terdapat anggota yang mengalami keluhan sehingga dapat segera ditangani sebelum melaksanakan tugas.
Pengecekan kesiapan personel dinilai penting mengingat pekerjaan fisik TMMD membutuhkan kondisi tubuh yang prima. Pada hari ketujuh, Satgas TMMD tetap melanjutkan pengerjaan berbagai sasaran fisik di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang.
Sejumlah pekerjaan yang tengah dikerjakan meliputi pembangunan jalan, pembuatan saluran drainase dan gorong-gorong, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan pos kamling, pembuatan sumur bor, hingga pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).
Komandan Kompi Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kapten Inf Pringgo B.S., mengatakan apel pagi menjadi momentum untuk memastikan seluruh personel siap menjalankan tugas sekaligus mengevaluasi kondisi anggota sebelum diterjunkan ke lokasi sasaran.
“Melalui apel pagi, kami memastikan kesiapan personel, termasuk memantau kondisi kesehatan anggota. Dengan kondisi yang prima, pekerjaan di lapangan dapat berjalan optimal sesuai target yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Menurut Pringgo, selain fokus menyelesaikan sasaran fisik, personel Satgas TMMD juga terus membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat. Interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung menjadi bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Melalui kebersamaan tersebut, program TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan antara prajurit TNI dan warga sebagai mitra dalam membangun daerah. (Bro Adi)






