Memasuki Hari Kesembilan TMMD Ke-129, Sumur Bor di Pesantren Minhajul Aulia Mina Mulai Pancarkan Harapan Air Bersih bagi Santri

SUMATERA SELATAN141 Dilihat

Palembang – Suara adukan semen dan semangat gotong royong mewarnai halaman Pesantren Minhajul Aulia Mina, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kamis (23/7/2026). Memasuki hari kesembilan pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang, pembangunan sumur bor di lingkungan pesantren terus menunjukkan kemajuan yang menggembirakan.

Di bawah terik matahari, tiga personel Satgas TMMD bersama tiga warga bahu-membahu melakukan pengecoran tiang tower penampung air (tandon). Tahapan ini menjadi salah satu pekerjaan penting setelah pengeboran berhasil menemukan sumber air bersih yang layak dimanfaatkan.

Bagi para santri, kehadiran sumur bor bukan sekadar proyek pembangunan fisik. Fasilitas ini menjadi harapan baru untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari, mulai dari berwudhu, mandi, hingga menunjang aktivitas belajar di lingkungan pesantren.

Wakil Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Letkol Inf Dery Septriandi, S.T., M.M., M.Han., mengatakan proses pembangunan terus dipercepat agar manfaatnya segera dapat dirasakan.

“Pengecoran tiang tower merupakan tahapan penting sebelum pemasangan tandon air. Kami optimistis pekerjaan dapat selesai tepat waktu sehingga fasilitas air bersih ini segera memberikan manfaat bagi santri dan warga sekitar,” ujarnya.

Rasa syukur juga disampaikan Pimpinan Pesantren Minhajul Aulia Mina, Ustadz Syafaat. Menurutnya, keberhasilan menemukan sumber air bersih menjadi kabar yang telah lama dinantikan seluruh keluarga besar pesantren.

“Alhamdulillah, progres pembuatan sumur bor di Pesantren Mina terus berjalan dan saat ini sudah menemukan sumber air bersih yang layak. Kami tentu sangat senang karena ini akan sangat bermanfaat sebagai sarana penunjang para santri untuk belajar dan menimba ilmu di sini,” ungkapnya.

Ia menuturkan, Pesantren Minhajul Aulia Mina merupakan lembaga pendidikan yang bersifat sosial, di mana seluruh santri menempuh pendidikan tanpa dipungut biaya. Karena itu, keberadaan sumur bor menjadi bantuan yang sangat berarti dalam mendukung operasional pesantren.

“Sekali lagi kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas program TMMD ini. Pesantren ini sifatnya sosial dan seluruh santri di sini belajar secara gratis. Semoga semua yang terlibat dalam pembangunan sumur bor ini mendapatkan pahala amal jariyah,” tutup Ustadz Syafaat.

Melalui program TMMD Ke-129, pembangunan sumur bor di Pesantren Minhajul Aulia Mina menjadi wujud nyata sinergi TNI dan masyarakat. Bukan hanya menghadirkan infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan harapan akan ketersediaan air bersih yang akan mengalir sebagai manfaat jangka panjang bagi para santri dan warga sekitar. (Bro Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *