Di Balik Pembangunan TMMD, Penyuluhan Agama Perkuat Karakter Warga Talang Jambe

SUMATERA SELATAN217 Dilihat

Palembang – Pembangunan infrastruktur bukan satu-satunya yang menjadi fokus Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang. Di tengah semangat membangun jalan, merehabilitasi rumah, hingga membuat sumur bor, pembinaan karakter masyarakat juga mendapat perhatian melalui penyuluhan agama.

Suasana Gedung Serbaguna Kantor Lurah Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, tampak dipenuhi warga yang antusias mengikuti penyuluhan agama dalam rangka sasaran nonfisik TMMD, Jumat. Mereka menyimak setiap materi yang disampaikan narasumber dari Bintaldam II/Sriwijaya, Letda Inf H. Sulistiyo, dengan penuh perhatian.

Penyuluhan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan yang diharapkan mampu membentuk masyarakat yang lebih harmonis, menjunjung tinggi toleransi, serta menjaga semangat persatuan dan gotong royong.

Program nonfisik TMMD memang dirancang sebagai pelengkap pembangunan fisik. Jika jalan, rumah, dan fasilitas umum menjadi fondasi kemajuan desa, maka pembinaan mental dan spiritual menjadi bekal masyarakat untuk menjaga hasil pembangunan tersebut secara berkelanjutan.

Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan pembangunan yang dilakukan melalui TMMD tidak hanya berorientasi pada sarana dan prasarana, tetapi juga menyentuh pembangunan manusia.

“Melalui penyuluhan agama ini, kami berharap masyarakat tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan keagamaan, tetapi juga semakin memperkuat kebersamaan, toleransi, dan semangat gotong royong. Inilah salah satu tujuan TMMD, yakni membangun masyarakat yang maju, sejahtera, dan memiliki karakter yang kuat,” ujarnya.

Antusiasme warga yang memenuhi lokasi kegiatan menjadi gambaran bahwa pembangunan karakter memiliki tempat penting di tengah masyarakat. Melalui sentuhan nonfisik seperti penyuluhan agama, TMMD ke-129 hadir bukan hanya membangun desa secara kasat mata, tetapi juga memperkokoh nilai-nilai moral dan kebersamaan sebagai pondasi kehidupan bermasyarakat. (Bro Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *