PALEMBANG – Deru mesin dan bunyi palu kembali terdengar di sebuah rumah sederhana di Jalan Nurdin Pandji RT 08 RW 04, Kelurahan Sukamaju, Minggu. Memasuki hari ke-12 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang, rumah milik Ibu Sriyanti mulai memperlihatkan perubahan yang nyata.
Setelah melalui tahapan perbaikan struktur, kini rumah tersebut memasuki proses pemasangan kerangka baja ringan dan atap spandek. Sementara itu, di sisi lain bangunan, sejumlah personel Satgas TMMD bersama warga tampak meratakan pelamir pada dinding luar, menyiapkan rumah menuju tahap penyelesaian akhir.
Pemandangan itu bukan sekadar aktivitas pembangunan. Setiap lembar atap yang terpasang menjadi simbol hadirnya harapan baru bagi keluarga yang selama ini mendambakan tempat tinggal yang lebih aman dan layak.
Semangat gotong royong terlihat begitu kuat. Prajurit TNI dan warga bekerja berdampingan tanpa sekat, saling membantu menyelesaikan setiap bagian pekerjaan. Kebersamaan tersebut menjadi kekuatan utama yang membuat progres rehabilitasi berjalan sesuai target.
Danki Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kapten Inf Pringgo BS, mengatakan pemasangan atap merupakan salah satu tahapan penting dalam proses rehabilitasi rumah.
“Pemasangan atap dan pelamir dinding menjadi tahapan penting dalam rehabilitasi RTLH ini. Kami optimistis, dengan semangat gotong royong dan kerja sama yang baik, rumah Ibu Sriyanti dapat segera selesai sehingga dapat ditempati dengan lebih aman, nyaman, dan layak huni,” ujarnya.
Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang. Lebih dari sekadar membangun rumah, kegiatan ini menghadirkan kepedulian dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja nyata di tengah masyarakat.
Di hari ke-12 pelaksanaan TMMD, rumah Ibu Sriyanti perlahan berubah wujud. Atap yang kini mulai menaungi bangunan itu menjadi penanda bahwa harapan akan hunian yang aman dan nyaman semakin dekat menjadi kenyataan. Melalui semangat gotong royong, TMMD kembali membuktikan bahwa pembangunan bukan hanya tentang mendirikan bangunan, tetapi juga membangun optimisme dan masa depan masyarakat. (Bro Adi)






