Air Bersih Mulai Mengalir, Sumur Bor TMMD ke-129 Jadi Harapan Baru Warga Talang Jambe

PALEMBANG – Senyum lega tampak di wajah warga RT 14 RW 05, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, saat air bersih mulai mengalir dari sumur bor yang dibangun melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang. Setelah sekian lama berharap memiliki sumber air yang lebih mudah dijangkau, kini harapan itu perlahan menjadi kenyataan.

Memasuki hari ke-13 pelaksanaan TMMD, Senin (27/7/2026), personel Satgas TMMD tidak hanya memastikan sumur bor berfungsi dengan baik melalui pengecekan debit dan kelancaran aliran air. Bersama warga, mereka juga bergotong royong mengalirkan air menuju bak penampungan agar dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Suasana kebersamaan begitu terasa. Prajurit TNI dan masyarakat bekerja berdampingan memasang saluran air, memastikan setiap tetes yang keluar dari sumur bor dapat dimanfaatkan secara maksimal. Bagi warga, momen tersebut bukan sekadar penyelesaian sebuah proyek fisik, melainkan awal dari hadirnya kemudahan memperoleh air bersih.

Wakil Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Letkol Inf Dery Septriandi, S.T., M.M., M.Han., mengatakan pembangunan sumur bor merupakan bagian dari komitmen TNI untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan akses air bersih.

“Kami memastikan sumur bor yang telah dibangun dapat berfungsi optimal dan langsung memberikan manfaat bagi masyarakat. Kehadiran air bersih diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta memenuhi kebutuhan warga sehari-hari,” ujar Letkol Dery.

Program sumur bor ini menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 yang dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. Air yang mengalir dari sumur tersebut diharapkan mampu mendukung kebutuhan rumah tangga, kegiatan ibadah di Mushola Hidayatullah, hingga aktivitas sosial warga di lingkungan sekitar.

Lebih dari sekadar membangun infrastruktur, TMMD kembali memperlihatkan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat. Gotong royong yang terjalin selama proses pembangunan menjadi bukti bahwa pembangunan akan memberi makna lebih ketika dikerjakan bersama demi kesejahteraan masyarakat. (Bro Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *