PALEMBANG – Deretan batang cerucuk gelam terus ditancapkan satu per satu di sepanjang badan jalan di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Senin. Di bawah terik matahari, prajurit TNI dan warga bekerja berdampingan, memastikan setiap batang kayu terpasang kokoh sebagai fondasi pembangunan jalan sepanjang 750 meter yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang.
Memasuki hari ke-13 pelaksanaan TMMD, pekerjaan difokuskan pada pemasangan cerucuk gelam yang berfungsi memperkuat struktur tanah. Tahapan ini menjadi bagian penting agar jalan yang dibangun memiliki daya tahan lebih baik terhadap kondisi tanah dan dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.
Suasana gotong royong begitu terasa. Sebanyak 12 personel TNI bersama empat warga saling berbagi tugas, mulai dari mengangkat batang gelam hingga menancapkannya di titik-titik yang telah ditentukan. Kekompakan itu menjadi gambaran semangat kebersamaan yang terus mewarnai setiap pelaksanaan TMMD.
Danki Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kapten Inf Pringgo BS, mengatakan pemasangan cerucuk gelam merupakan tahapan yang tidak bisa diabaikan karena menjadi penopang utama kekuatan badan jalan.
“Kami terus mengoptimalkan setiap tahapan pembangunan jalan. Pemasangan cerucuk gelam ini bertujuan memperkuat struktur penahan tanah sehingga jalan yang dibangun memiliki kualitas yang baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam waktu yang lama,” ujarnya.
Bagi warga Talang Jambe, pembangunan jalan ini bukan sekadar menghadirkan akses baru, tetapi juga membuka harapan akan mobilitas yang lebih lancar. Jalan yang sebelumnya sulit dilalui diharapkan berubah menjadi jalur yang aman dan nyaman, sehingga mempermudah aktivitas sehari-hari sekaligus mendukung pertumbuhan perekonomian masyarakat.
Melalui kolaborasi antara TNI dan masyarakat, pembangunan jalan sepanjang 750 meter tersebut terus dikebut agar selesai sesuai target. Semangat kebersamaan yang terbangun selama TMMD menjadi bukti bahwa pembangunan akan berjalan lebih kuat ketika dikerjakan secara gotong royong. (Bro Adi)






