Hari Ke-14 TMMD Ke-129, Sentuhan Akhir Rehab RTLH Bapak Parja Terus Dikebut Satgas Kodim 0418/Palembang

PALEMBANG – Di balik denting palu dan suara adukan semen yang mengisi pagi di lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129, semangat gotong royong terus hidup. Memasuki hari ke-14 pelaksanaan TMMD Tahun Anggaran 2026, Satgas Kodim 0418/Palembang kembali melanjutkan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Parja, salah satu sasaran fisik yang menjadi prioritas dalam program tersebut.

Tahap pekerjaan kini memasuki proses yang semakin mendekati penyelesaian. Personel Satgas memusatkan perhatian pada plester teras rumah serta pemasangan plafon, dua bagian penting yang akan memberikan kenyamanan sekaligus mempercantik tampilan hunian.

Seperti hari-hari sebelumnya, seluruh rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi. Selain memastikan kesiapan personel, apel juga menjadi momen pembagian tugas dan penekanan terhadap disiplin serta keselamatan kerja agar setiap tahapan pembangunan berjalan aman, tertib, dan sesuai target.

Di lokasi pembangunan, pemandangan kebersamaan begitu terasa. Prajurit TNI dan warga bekerja berdampingan, saling membantu menyelesaikan setiap bagian rumah. Kebersamaan itu menjadi gambaran nyata bahwa TMMD bukan sekadar membangun bangunan fisik, tetapi juga memperkuat jalinan persaudaraan antara TNI dan masyarakat.

Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., menegaskan bahwa rehabilitasi RTLH merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu masyarakat memiliki tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman.

“Melalui program TMMD, kami berupaya menghadirkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi warga. Semangat gotong royong yang terjalin antara Satgas dan masyarakat menjadi modal utama dalam menyukseskan setiap sasaran fisik TMMD,” ujar Kolonel Erik.

Ia menambahkan, seluruh personel Satgas berkomitmen menuntaskan setiap sasaran fisik sesuai target dengan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan, keselamatan personel, serta memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat.

Dengan progres pembangunan yang terus menunjukkan perkembangan positif, rumah milik Bapak Parja diharapkan segera rampung. Kehadirannya kelak bukan hanya menjadi tempat berteduh yang lebih layak bagi keluarga penerima manfaat, tetapi juga menjadi simbol nyata hadirnya negara melalui semangat gotong royong, kepedulian, dan pengabdian TNI kepada masyarakat. (Bro Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *