PALEMBANG – Memasuki hari ketujuh pelaksanaan pekan pertama program ketahanan pangan dalam rangka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang, perkembangan tanaman pakcoy yang ditanam di lahan warga terus menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Pada Kamis (30/7/2026), Babinsa Kelurahan Talang Jambe, Serma Mulyadi Zaki, turun langsung ke lokasi penanaman di wilayah RT 10 RW 03 untuk melakukan pengecekan terhadap pertumbuhan benih yang telah disemai. Hasil pemantauan menunjukkan benih pakcoy tumbuh dengan baik dan memasuki fase awal pertumbuhan yang sehat.
Program budidaya pakcoy ini merupakan salah satu sasaran nonfisik TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang. Melalui pemanfaatan lahan milik warga dengan konsep urban farming, program ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif dalam mengelola pekarangan.
Ketua RT 10 RW 03, Siswanto, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Satgas TMMD kepada masyarakat. Menurutnya, berbagai program yang dilaksanakan tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan warga.
“Kami sangat berterima kasih kepada Satgas TMMD Kodim 0418/Palembang. Selain pembangunan fisik, masyarakat juga mendapat pembinaan melalui program ketahanan pangan yang sangat bermanfaat bagi kami,” ujar Siswanto.
Sementara itu, Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan bahwa kegiatan pemberian benih dan pupuk kepada warga merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.
“Program nonfisik berupa penanaman serta pemberian pupuk dan benih kepada masyarakat yang mengembangkan urban farming merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional pemerintah pusat,” kata Erik.
Ia menegaskan, TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga berupaya meningkatkan kapasitas masyarakat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan.
“TMMD tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan nonfisik, termasuk sektor pertanian dan ketahanan pangan. Harapannya, masyarakat memiliki kemampuan untuk memanfaatkan lahan yang ada sehingga dapat mendukung kemandirian pangan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Melalui sinergi antara TNI dan masyarakat, program ketahanan pangan yang menjadi bagian dari TMMD Ke-129 diharapkan mampu menumbuhkan budaya bercocok tanam di kawasan perkotaan serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang berkelanjutan bagi warga Talang Jambe. (Bro Adi)






