Plafon RTLH Ibu Sriyanti Rampung, Satgas TMMD Kodim 0418/Palembang Percepat Tahap Finishing

Palembang – Memasuki hari ke-16 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129, Satgas Kodim 0418/Palembang terus menunjukkan progres signifikan dalam penyelesaian sasaran fisik. Salah satunya rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Sriyanti yang kini memasuki tahap akhir pengerjaan.

Pada kegiatan Kamis (30/7), personel Satgas TMMD bersama warga memusatkan pekerjaan pada pemasangan plafon serta pemasangan pintu berikut kusennya. Berkat kolaborasi yang solid antara prajurit TNI dan masyarakat, pemasangan plafon berhasil diselesaikan, sementara kusen pintu telah terpasang dengan baik sehingga kondisi bangunan semakin mendekati tahap akhir.

Dengan capaian tersebut, rehabilitasi rumah Ibu Sriyanti kini memasuki proses finishing. Tahapan selanjutnya akan difokuskan pada penyempurnaan plafon dan pekerjaan akhir lainnya agar rumah dapat segera diserahterimakan kepada pemilik dalam kondisi layak huni.

Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan seluruh sasaran rehabilitasi RTLH terus dikerjakan sesuai target agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

“Progres rehabilitasi rumah Ibu Sriyanti berjalan sesuai rencana. Hari ini pemasangan plafon telah tuntas dan kami akan melanjutkan pekerjaan finishing agar proses penyelesaian dapat dilakukan tepat waktu. Melalui TMMD, kami ingin menghadirkan rumah yang lebih layak, aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat penerima manfaat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan percepatan pembangunan tidak terlepas dari semangat gotong royong yang terus terjalin antara personel Satgas TMMD dan masyarakat setempat. Sinergi tersebut menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan setiap sasaran fisik secara efektif dan tepat waktu.

Program TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui berbagai sasaran pembangunan, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat budaya gotong royong sebagai modal pembangunan di wilayah. (Bro Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *