TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang Dorong Urban Farming, Pakcoy di Talang Jambe Tumbuh Optimal

SUMATERA SELATAN153 Dilihat

PALEMBANG – Program ketahanan pangan yang menjadi salah satu sasaran nonfisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Memasuki hari ketujuh pekan pertama pelaksanaannya, tanaman pakcoy yang dibudidayakan di lahan warga RT 10 RW 03, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, tumbuh optimal.

Pada Kamis (30/7/2026), Babinsa Kelurahan Talang Jambe, Serma Mulyadi Zaki, turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan perkembangan tanaman. Dari hasil pemantauan, benih pakcoy yang telah disemai tumbuh sehat dengan daun mulai berkembang, menandakan proses budidaya berjalan sesuai harapan.

Program budidaya pakcoy ini merupakan bagian dari upaya Satgas TMMD Ke-129 dalam mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan melalui konsep urban farming. Selain mendukung ketahanan pangan keluarga, program tersebut juga diharapkan mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat apabila dikelola secara berkelanjutan.

Ketua RT 10 RW 03, Siswanto, mengapresiasi perhatian Satgas TMMD yang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat melalui program ketahanan pangan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Satgas TMMD Kodim 0418/Palembang. Selain pembangunan fisik, masyarakat juga mendapat pembinaan melalui program ketahanan pangan yang sangat bermanfaat bagi kami. Harapannya, program ini terus berlanjut sehingga semakin banyak warga yang memanfaatkan lahan kosong untuk bercocok tanam,” ujar Siswanto.

Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat Talang Jambe, Kurniawan, yang juga merupakan sarjana pertanian. Menurutnya, program ketahanan pangan TMMD menjadi langkah nyata dalam membangun semangat masyarakat untuk mengembangkan pertanian perkotaan.

“Program ketahanan pangan TMMD Ke-129 ini diharapkan bisa menjadi penyemangat urban farming bagi masyarakat Talang Jambe. Daerah ini memiliki potensi yang besar, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sumber daya alam. Jika potensi tersebut dimanfaatkan secara maksimal, saya yakin Talang Jambe mampu menjadi kawasan yang mandiri pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kurniawan.

Sementara itu, Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan bahwa kegiatan pemberian benih dan pupuk kepada warga merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.

“Program nonfisik berupa penanaman serta pemberian pupuk dan benih kepada masyarakat yang mengembangkan urban farming merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional pemerintah pusat,” ujar Erik.

Ia menegaskan bahwa TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pemberdayaan masyarakat agar mampu meningkatkan kualitas hidup secara mandiri.

“TMMD tidak hanya menyasar pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga pembangunan nonfisik, termasuk sektor pertanian dan ketahanan pangan. Harapannya, masyarakat memiliki kemampuan memanfaatkan lahan yang ada sehingga dapat mendukung kemandirian pangan di lingkungan masing-masing,” tambahnya.

Melalui kolaborasi antara TNI dan masyarakat, program ketahanan pangan TMMD Ke-129 diharapkan mampu menumbuhkan budaya bercocok tanam di kawasan perkotaan, memperkuat ketahanan pangan keluarga, sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif. (Bro Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *