Jalan Rawa Jaya Jadi Akses Vital Warga, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang Percepat Pembangunan

Palembang – Pembangunan Jalan Rawa Jaya sepanjang 750 meter di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, menjadi salah satu sasaran fisik TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang yang dinilai strategis bagi masyarakat.

Jalan tersebut telah lama dinantikan warga karena menjadi akses penghubung sejumlah kawasan sekaligus jalur yang menunjang aktivitas masyarakat. Karena itu, keberadaan Satgas TMMD yang mengerjakan pembangunan jalan mendapat sambutan positif dari warga setempat.

Memasuki pelaksanaan TMMD, Satgas kembali melanjutkan pengerjaan Jalan Rawa Jaya, Senin (3/8/2026). Sebanyak 12 personel TNI bersama empat masyarakat terlibat dalam pemasangan cerucuk kayu gelam sebagai bagian dari penguatan struktur dasar jalan.

Pengerjaan cerucuk menjadi tahapan penting dalam pembangunan karena kondisi tanah di lokasi membutuhkan penguatan sebelum konstruksi dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arhanud Erik Nopianto, S.Sos., mengatakan pembangunan Jalan Rawa Jaya terus dioptimalkan dengan tetap memperhatikan kualitas pekerjaan.

“Setiap sasaran fisik terus kami kerjakan secara maksimal. Percepatan tetap kami lakukan, namun kualitas pembangunan menjadi perhatian utama agar hasilnya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.

Bagi warga, pembangunan jalan tersebut memiliki arti penting karena akses ini telah lama menjadi kebutuhan masyarakat. Edi menyampaikan bahwa pembangunan Jalan Rawa Jaya merupakan sesuatu yang sangat dinantikan warga. Selain menjadi jalur aktivitas sehari-hari, jalan tersebut dinilai memiliki posisi strategis karena menghubungkan sejumlah titik permukiman dan akses jalan lainnya.

Hal senada disampaikan Suryadi. Menurutnya, kondisi jalan sebelum dilakukan pembangunan cukup menyulitkan warga, terutama ketika hujan. Karena kondisi jalan menjadi sulit dilalui, aktivitas masyarakat ikut terdampak.

Kondisi tersebut juga dirasakan pimpinan Pondok Pesantren Minhajul Auliya Mina. Ia menjelaskan bahwa ketika hujan turun, kendaraan roda dua bahkan kesulitan melintas di jalan tersebut. Kondisi jalan yang sulit juga membuat kendaraan pengangkut material, termasuk kendaraan toko bangunan, enggan masuk ke kawasan tersebut.

“Kalau hujan, kendaraan roda dua saja tidak bisa jalan. Kendaraan toko bangunan juga enggan masuk karena kondisi jalannya sulit dilalui,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua RT 10, Siti Zubaedah, menjelaskan bahwa posisi Jalan Rawa Jaya sangat penting bagi konektivitas warga. Jalan tersebut menjadi akses yang menghubungkan wilayah RT 10 dengan RT 4 dan RT 23, serta terhubung menuju Jalan AMD, Jalan Mataram hingga Jalan Sugih Waras.

Menurutnya, pembangunan jalan melalui program TMMD diharapkan mampu membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat sekaligus memperlancar mobilitas warga antarwilayah.

Apresiasi masyarakat tersebut menunjukkan bahwa pembangunan Jalan Rawa Jaya bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, tetapi menjawab kebutuhan nyata warga terhadap akses transportasi yang lebih layak.

Selain mempermudah mobilitas, keberadaan jalan yang lebih baik diharapkan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, distribusi barang dan material, serta memperlancar hubungan antarlingkungan di kawasan Talang Jambe.

Melalui TMMD Ke-129, Kodim 0418/Palembang terus berupaya menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Kehadiran prajurit bersama warga dalam pengerjaan Jalan Rawa Jaya sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Bro Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *