Palembang – Palu, material bangunan dan aktivitas para pekerja masih menjadi bagian dari keseharian di rumah Ibu Sriyanti, Jalan Nurdin Panji RT 08 RW 04, Kelurahan Sukamaju, Kota Palembang.
Rumah tersebut kini perlahan berubah. Bagian demi bagian diperbaiki melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026 Kodim 0418/Palembang.
Selasa (4/8/2026), pekerjaan kembali berlanjut. Personel Satgas TMMD bersama warga mengerjakan pelamiran dinding dan pemasangan partisi. Dua pekerjaan tersebut menjadi bagian dari tahapan menuju penyelesaian rumah yang sedang direhabilitasi.
Sebanyak 10 personel TNI dari Yon TP 948 dan lima warga turun langsung mengerjakan sasaran. Tidak ada sekat antara prajurit dan masyarakat. Mereka bekerja bersama, menyelesaikan pekerjaan yang sama, untuk satu tujuan: menghadirkan rumah yang lebih layak bagi keluarga penerima manfaat.
Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan program rehabilitasi RTLH merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat.
“Setiap sasaran TMMD kita kerjakan dengan penuh tanggung jawab dengan tetap mengutamakan kualitas. Kebersamaan antara personel Satgas dan masyarakat menjadi modal penting dalam mempercepat penyelesaian pekerjaan,” ujar Kolonel Erik.
Bagi Satgas TMMD, rumah bukan sekadar bangunan. Di dalamnya ada keluarga, aktivitas sehari-hari dan harapan untuk menjalani kehidupan yang lebih nyaman.
Karena itu, setiap tahapan pengerjaan dikerjakan dengan memperhatikan kualitas. Dinding dilamir, partisi dipasang, dan bagian rumah lainnya diselesaikan secara bertahap.
Pada saat yang sama, kehadiran warga dalam pengerjaan menjadi cerita lain dari pelaksanaan TMMD. Program pembangunan tidak hanya dikerjakan untuk masyarakat, tetapi juga bersama masyarakat.
Semangat itulah yang terus dipelihara Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang. Sebab, di balik rumah yang diperbaiki, ada harapan agar keluarga penerima manfaat dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman, nyaman dan layak.
Hingga seluruh sasaran selesai, prajurit dan masyarakat akan terus bergotong royong. Dari kerja bersama itulah, kemanunggalan TNI dan rakyat kembali menemukan bentuk nyatanya di tengah kehidupan warga. (Bro Adi)






