Finishing Rumah Fernando Dikebut, Satgas TMMD Ke-129 Pastikan Sasaran Fisik Tuntas

Palembang – Pekerjaan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Fernando di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, memasuki tahap akhir. Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang terus mempercepat pekerjaan finishing untuk memastikan sasaran fisik tersebut rampung sesuai target, Selasa (4/8/2026).

Memasuki tahapan penyelesaian, personel Satgas bersama masyarakat mengerjakan sejumlah bagian penting rumah, di antaranya pengecoran lantai dan pengecatan dinding. Pekerjaan dilakukan secara bersama-sama dengan mengedepankan ketelitian agar hasil rehabilitasi tidak hanya cepat selesai, tetapi juga memiliki kualitas yang baik.

Sebanyak tujuh personel TNI dari Yonif 948 bersama tiga orang warga turun langsung dalam pengerjaan tersebut. Kekompakan antara personel Satgas dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penyelesaian rumah yang menjadi sasaran program TMMD.

Sebelum memulai aktivitas di lapangan, personel terlebih dahulu mengikuti apel pagi. Kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk mengecek kesiapan anggota, menyampaikan pembagian tugas, serta memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana dan memperhatikan faktor keamanan.

Wakil Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Letkol Inf Dery Septriyandi, S.T., M.M., M.Han., mengatakan bahwa setiap sasaran fisik terus dipantau agar pelaksanaannya dapat diselesaikan sesuai target tanpa mengabaikan kualitas pekerjaan.

“Setiap sasaran terus kita dorong penyelesaiannya. Namun, kecepatan harus tetap diimbangi dengan kualitas, sehingga hasil pekerjaan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, rehabilitasi RTLH merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya dalam membantu menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman.

Dengan waktu pelaksanaan yang terus berjalan, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang mengoptimalkan personel dan sumber daya yang ada untuk menuntaskan seluruh sasaran program. Pengerjaan dilakukan melalui koordinasi dan gotong royong bersama masyarakat agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara maksimal. (Bro Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *