PALEMBANG – Sebuah bangunan belum benar-benar selesai ketika dindingnya telah berdiri. Fungsi, kerapian, dan lingkungan pendukung juga menentukan apakah fasilitas tersebut siap digunakan. Prinsip itu terlihat dalam penyelesaian Mushola Baitul Maghfurin, Sasaran 10 TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang.
Memasuki fase finishing, Satgas TMMD tidak hanya mengejar penyelesaian bangunan utama. Pada Senin (10/8/2026), personel juga mengerjakan pengecoran gorong-gorong dan membersihkan area sekitar mushola.
Sebanyak 10 personel TNI AD bersama dua orang tukang dikerahkan untuk menyelesaikan sejumlah pekerjaan. Pengecatan, finishing bangunan, pengecoran, dan penataan lingkungan dikerjakan secara bertahap.
Tahapan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan fasilitas ibadah tidak berhenti pada pembangunan fisik. Satgas berupaya memastikan mushola memiliki lingkungan yang mendukung ketika nantinya mulai digunakan masyarakat.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan percepatan terus dilakukan tanpa mengesampingkan kualitas.
“Pekerjaan terus kita kebut karena kita ingin mushola ini segera dapat digunakan masyarakat. Namun, setiap bagian tetap harus dikerjakan dengan baik, rapi dan memperhatikan kualitas,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan mushola diharapkan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat. Bangunan tersebut bukan hanya menjadi hasil pembangunan fisik TMMD, tetapi juga diharapkan menjadi fasilitas yang mendukung aktivitas keagamaan warga.
Karena itu, pekerjaan pendukung seperti gorong-gorong dan kebersihan lingkungan turut mendapat perhatian. Infrastruktur kecil di sekitar bangunan tetap memiliki fungsi penting untuk menunjang kenyamanan.
Di tengah proses tersebut, semangat gotong royong tetap menjadi bagian dari pengerjaan. Personel Satgas bersama tenaga pendukung menyelesaikan pekerjaan dari satu bagian ke bagian lainnya.
Mushola Baitul Maghfurin kini semakin mendekati bentuk akhirnya. Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang masih melanjutkan pekerjaan sampai seluruh sasaran selesai dan fasilitas tersebut siap dimanfaatkan secara layak oleh masyarakat. (Bro Adi)







