Bukan Sekadar Sumur, Fasilitas Air TMMD Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Talang Betutu

PALEMBANG – Bagi sebagian orang, sumur bor mungkin hanya dipandang sebagai fasilitas sederhana. Namun bagi masyarakat yang membutuhkan sumber air untuk aktivitas sehari-hari, keberadaannya memiliki arti yang jauh lebih besar.

Harapan itulah yang kini hadir di Mushola Hidayatullah, RT 14, Lorong Bersama, Kelurahan Talang Betutu, setelah pembangunan sumur bor melalui program TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang memasuki tahap akhir.

Menjelang penutupan TMMD, Satgas melakukan pemeriksaan terhadap ketersediaan air, tower, dan tandon. Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung berada dalam kondisi baik dan siap digunakan.

Sumur bor tersebut merupakan Sasaran 12 Titik 4 TMMD ke-129. Fasilitas ini diharapkan tidak hanya mendukung kebutuhan air di lingkungan Mushola Hidayatullah, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

Ketersediaan air menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Air dibutuhkan untuk berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan di tempat ibadah. Karena itu, hadirnya sumber air baru di lingkungan tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi warga.

Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan setiap sasaran yang telah dikerjakan benar-benar siap dimanfaatkan.

“Menjelang penutupan, seluruh sasaran kita fokuskan pada finishing dan pengecekan. Untuk sumur bor, kita pastikan air dan sarana pendukung seperti tower serta tandon dapat berfungsi dengan baik,” ujarnya.

Proses pembangunan sumur bor menjadi bagian dari kerja Satgas selama pelaksanaan TMMD. Personel mengawal pekerjaan mulai dari proses pengerjaan hingga tahap pemeriksaan akhir agar fasilitas yang dibangun dapat memberikan manfaat sesuai kebutuhan masyarakat.

Kini, menjelang penutupan TMMD ke-129 pada 13 Agustus 2026, perhatian Satgas diarahkan pada penyempurnaan sejumlah sasaran. Sumur bor Mushola Hidayatullah menjadi salah satu fasilitas yang dipastikan siap sebelum seluruh rangkaian program berakhir.

Setelah pembangunan selesai, pekerjaan berikutnya berada di tangan masyarakat. Menjaga kebersihan, merawat tower dan tandon, serta menggunakan fasilitas secara bersama-sama menjadi bagian penting agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam waktu panjang.

Sebab, pembangunan yang baik bukan hanya tentang berdirinya sebuah fasilitas, tetapi tentang seberapa lama dan seberapa besar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. (Bro Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *