PALEMBANG — Pasca Musyawarah Daerah (Musda), DPD Partai Golkar Sumatera Selatan langsung melakukan konsolidasi internal perdana. Sebanyak 181 pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025–2030 berkumpul untuk memperkuat soliditas sekaligus menyusun langkah dan program kerja partai ke depan.
Konsolidasi Rapat Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan digelar di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Minggu (30/8/2026).
Ketua DPD Partai Golkar Sumsel, Andie Dinialdie, menegaskan konsolidasi bersama seluruh pengurus menjadi bagian penting dalam memperkuat organisasi. Menurutnya, kepengurusan yang solid tidak cukup hanya dibangun melalui struktur formal, tetapi membutuhkan kerja bersama seluruh jajaran.
“Kita ingin semakin kuat. Harapan kita agar partai politik mampu melahirkan gagasan untuk kepentingan masyarakat, dan itu ada di Partai Golkar,” ujar Andie.
Ia mengatakan, setiap pengurus memiliki peran penting dalam menjalankan roda organisasi sekaligus menerjemahkan program partai agar dapat dirasakan masyarakat. Karena itu, pengurus diminta tidak sekadar menjadi bagian dari struktur, tetapi aktif memberikan kontribusi bagi kemajuan partai.
“Saya tidak ingin pengurus hanya menjadi bagian struktur, tetapi saya ingin seluruh pengurus ini menjadi solusi dalam menyikapi persoalan yang ada di tengah masyarakat,” tegasnya.
Menurut Andie, kerja organisasi membutuhkan kebersamaan dan komitmen seluruh kader. Konsolidasi pasca-Musda diharapkan dapat mempererat komunikasi antarpengurus sekaligus menyatukan visi dalam menjalankan program kerja. Ia juga mengingatkan jajaran Partai Golkar Sumsel agar tidak terlena dengan berbagai capaian yang telah diraih dan tetap melakukan konsolidasi untuk menghadapi tantangan ke depan.
Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Sumsel, Kemas Umar Jaya Negara, mengatakan konsolidasi tidak hanya dilakukan di tingkat provinsi. Jajaran pengurus juga mulai mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah di tingkat kabupaten/kota hingga kecamatan di seluruh Sumatera Selatan, termasuk mematangkan kesiapan kader, strategi, serta program kerja yang akan dijalankan.
Dede Umar, sapaan akrabnya, juga melaporkan sekaligus mengumumkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPD Partai Golkar Sumsel periode 2025–2030 yang berisi 181 pengurus dari berbagai latar belakang.
“Dengan kepengurusan yang terdiri dari berbagai latar belakang ini, kita optimistis dapat memperkuat soliditas dan pergerakan organisasi dalam membangun Partai Golkar Sumsel lebih lagi ke depan,” ujarnya. (Bro Adi)












