BPJS Ketenagakerjaan dan Disnakertrans Lampung Tengah Bersinergi Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat melalui Program PEKA

LAMPUNG TENGAH22 Dilihat

LAMPUNG TENGAH — Upaya mendorong masyarakat agar semakin berdaya secara ekonomi terus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (PEKA) yang digelar di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lampuu7úng Tengah.

Program PEKA menjadi salah satu bentuk sinergi nyata dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya memberikan perlindungan melalui jaminan sosial ketenagakerjaan, program ini juga diarahkan untuk membuka peluang bagi masyarakat dalam meningkatkan keterampilan, mengembangkan usaha produktif, serta membangun kemandirian ekonomi.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lampung Tengah Dwi Bhakti Indra Fitriawan, Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Erika Saraswati Dewi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lampung Tengah Dra. Hj. Mardiana, M.M., serta para tamu undangan.

Dalam pelaksanaannya, Program Kembali Berdaya (PEKA) dikembangkan sebagai model pemberdayaan ekonomi yang mengintegrasikan aspek perlindungan sosial dengan pengembangan usaha produktif. Pendekatan tersebut dilakukan melalui kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.

Di Kabupaten Lampung Tengah, BPJS Ketenagakerjaan melalui Kantor Cabang Lampung Tengah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan di bidang kuliner.

Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk mengembangkan keterampilan yang dimiliki menjadi peluang usaha. Bidang kuliner dipilih karena memiliki potensi pasar yang luas dan dapat dikembangkan mulai dari skala rumah tangga hingga menjadi usaha yang lebih besar.

Melalui pelatihan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teknis, tetapi juga didorong untuk memiliki pola pikir kewirausahaan, mampu melihat peluang di lingkungan sekitar, serta berani mengembangkan usaha secara mandiri.

Kolaborasi ini sekaligus menunjukkan bahwa perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi merupakan dua hal yang dapat berjalan beriringan. Masyarakat yang mendapatkan perlindungan jaminan sosial diharapkan semakin percaya diri dalam menjalankan aktivitas ekonomi dan mengembangkan usaha produktif.

Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menyambut baik pelaksanaan Program PEKA sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan memiliki daya saing.

Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan terus diperkuat sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan untuk meningkatkan keterampilan, menciptakan lapangan usaha, dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

Program PEKA bukan sekadar pelatihan, tetapi menjadi langkah nyata untuk menghadirkan masyarakat yang lebih terlindungi, berdaya, produktif, dan mandiri secara ekonomi.(hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *