Rycko Menoza Dorong Pemerataan Fasilitas Pendidikan Lewat Program Revitalisasi Satuan Pendidikan  

LAMPUNG SELATAN21 Dilihat

Lampung Selatan,- Anggota Komisi X DPR RI, Rycko Menoza, S.ZP., M.B.A., mendorong pemerataan sarana dan prasarana pendidikan melalui program revitalisasi satuan pendidikan. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Workshop Pendidikan bertajuk “Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dalam Mendukung Sarana dan Prasarana Sekolah” yang digelar di Negeri Baru Resort, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (6/9/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh para tenaga pendidik dan guru dari berbagai sekolah di Kabupaten Lampung Selatan.

Sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Lampung I, Rycko menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak dan berkualitas.

“Saya memahami bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak. Kesetaraan dalam mendapatkan akses dan sarana pendidikan harus menjadi perhatian kita bersama,” ujar Rycko.

Ia menyebut, masih terdapat sejumlah satuan pendidikan di Lampung Selatan yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat. Sebagai anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, Rycko berkomitmen terus memperhatikan perkembangan dunia pendidikan di Provinsi Lampung, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA atau sederajat.

Rycko juga menekankan bahwa bantuan pemerintah pusat di bidang pendidikan harus benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran sesuai kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.

“Kami tidak ingin bantuan dari pusat untuk dunia pendidikan justru tidak memberikan manfaat secara maksimal. Karena itu, bantuan yang diberikan harus tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan sekolah,” katanya.

Dalam workshop tersebut, Rycko membuka ruang dialog seluas-luasnya bagi para peserta, khususnya tenaga pendidik, untuk menyampaikan pertanyaan maupun persoalan yang dihadapi di sekolah masing-masing. Aspirasi tersebut nantinya akan menjadi bahan masukan langsung untuk memahami kebutuhan dunia pendidikan, baik terkait sarana prasarana maupun kepentingan peserta didik.

“Kami memberikan kesempatan kepada para guru dan tenaga pendidik yang hadir untuk menyampaikan pertanyaan dan persoalan seputar pendidikan, baik untuk kepentingan sekolah maupun anak didik,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para tenaga pendidik memperoleh pemahaman lebih luas mengenai program revitalisasi satuan pendidikan, sekaligus terjalinnya komunikasi yang baik antara pemangku kebijakan dengan insan pendidikan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah, sehingga proses belajar mengajar berlangsung lebih optimal dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta didik.(*/Yutia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *