PALEMBANG — Sebuah penghargaan tidak selalu tentang siapa yang berada di posisi terbaik. Bagi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Provinsi Sumatera Selatan Maha Resi Tama, SE., MM., M.Si., penghargaan justru menjadi pengingat untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah.
Satpol PP Provinsi Sumatera Selatan meraih penghargaan dengan predikat terbaik kategori Kegiatan Non-Yustisi Zona Wilayah Barat, yang meliputi Pulau Sumatera dan Kalimantan. Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan yang digelar di Jakarta pada 14 September 2026 dan diserahkan langsung oleh Kepala Bareskrim Polri, Komjen Pol Drs. Syahardiantono, M.Si.
Saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/9/2026), Maha Resi Tama menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan itu merupakan buah dari dukungan berbagai pihak sekaligus kerja keras seluruh jajaran Satpol PP Sumsel.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas segala nikmat dari Allah SWT. Kami mendapatkan kesempatan menerima penghargaan dengan predikat terbaik kategori Kegiatan Non-Yustisi di Zona Wilayah Barat yang meliputi Pulau Sumatera dan Kalimantan,” ujar Maha Resi Tama.
Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, yang dinilainya telah memberikan arahan, bimbingan serta dukungan kepada jajaran Satpol PP Sumsel dalam menjalankan tugas.
“Terima kasih kepada Gubernur Sumatera Selatan Bapak Dr. H. Herman Deru, SH., MM., yang telah memberikan arahan, bimbingan serta support, baik spiritual maupun material, sehingga kami dapat menjalankan tugas secara maksimal,” katanya.
Bagi Maha Resi Tama, penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir. Justru, capaian itu menjadi pemantik agar Satpol PP Sumsel semakin konsisten melakukan pembenahan, meningkatkan kualitas pelayanan dan menghadirkan inovasi sesuai tugas pokok dan fungsi.
“Penghargaan ini bukan segalanya, namun menjadi dorongan dan motivasi bagi kami untuk menjalankan tugas ke depan dengan lebih baik dan selalu berinovasi sesuai tupoksi kami,” tegasnya.
Ia menjelaskan, tugas Satpol PP tidak sebatas penegakan aturan. Jajaran Satpol PP Sumsel memiliki tanggung jawab dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum serta memberikan perlindungan kepada masyarakat, termasuk menjalankan penegakan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Kepala Daerah (Perkada).
Hal tersebut, lanjutnya, menjadi bagian dari komitmen Satpol PP Sumsel dalam menjalankan amanat Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Selatan Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat.
Di balik penghargaan yang diterima di Jakarta, Maha Resi Tama juga menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama. Ia tidak ingin penghargaan itu hanya melekat pada dirinya sebagai kepala satuan, tetapi menjadi prestasi seluruh personel Satpol PP Provinsi Sumatera Selatan.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kerja cerdas seluruh jajaran Satpol PP Provinsi Sumatera Selatan. Atas nama Kasat Pol PP Provinsi Sumsel, saya mengucapkan terima kasih atas prestasi yang telah ditorehkan seluruh jajaran,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Bareskrim Polri, atas apresiasi yang diberikan kepada Satpol PP Sumsel.
Bagi jajaran Satpol PP Sumsel, penghargaan tersebut sekaligus menjadi energi baru untuk memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam menjalankan tugas di lapangan. Apresiasi tersebut diharapkan dapat mendorong jajaran semakin profesional dan adaptif menghadapi berbagai dinamika ketenteraman dan ketertiban masyarakat.
Menutup keterangannya, Maha Resi Tama berharap seluruh personel Satpol PP Sumsel senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan serta kekompakan dalam menjalankan pengabdian.
“Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan, kekuatan, kekompakan dan kebersamaan sehingga dapat menjalankan tugas dengan lebih baik serta memberikan kontribusi untuk Pemprov Sumsel,” tuturnya.
Penghargaan dari Bareskrim Polri itu pun kini bukan sekadar catatan prestasi. Di lingkungan Satpol PP Sumsel, penghargaan tersebut menjadi momentum untuk menatap tugas berikutnya: menjaga ketenteraman, menegakkan aturan daerah, sekaligus terus menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. (Bro Adi)










