Musim Kemarau Melanda, Dinkes Pesawaran Imbau Masyarakat Waspada Kasus ISPA

PESAWARAN24 Dilihat

PESAWARAN – Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran secara resmi mengeluarkan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Langkah ini diambil menyusul masuknya siklus musim kemarau yang memicu perubahan kondisi lingkungan secara drastis.

Kondisi udara yang lebih kering, meningkatnya volume debu di jalanan, serta maraknya polusi asap akibat pembakaran lahan dan sampah secara terbuka disinyalir menjadi pemicu utama. Kondisi cuaca tersebut dinilai mempercepat iritasi pada saluran pernapasan yang ditandai dengan munculnya keluhan klinis seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, hingga sesak napas.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, dr. Imelda Carolia, M.Kes., Pada Kamis 8 Oktober 2026 menegaskan bahwa kelompok masyarakat rentan wajib mendapatkan perlindungan ekstra selama kondisi cuaca ekstrem ini berlangsung

“Kondisi udara yang kering dan berdebu sangat sensitif bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan kronis seperti asma,” ujar dr. Imelda Carolia saat memberikan keterangan resmi.

Guna mengantisipasi lonjakan kasus, Dinas Kesehatan Pesawaran merilis empat langkah preventif utama yang harus diterapkan oleh masyarakat secara disiplin:

Penerapan PHBS: Masyarakat diminta memperketat Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga hidrasi tubuh.

Penggunaan Masker:

Menggunakan masker secara disiplin ketika berada di lingkungan yang berdebu atau terpapar asap polusi.

Pembatasan Aktivitas: Mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kualitas udara di wilayah sekitar terpantau kurang baik.

Larangan Pembakaran Terbuka: Mengimbau dengan tegas agar warga tidak melakukan pembakaran sampah atau lahan secara terbuka karena asapnya langsung memperburuk kualitas udara publik.

Saat ini, jajaran Dinas Kesehatan bersama seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah Kabupaten Pesawaran terus mengintensifkan pemantauan kondisi kesehatan masyarakat di lapangan.

Pemerintah daerah juga meminta peran aktif lintas sektor untuk bersama-sama menjaga kualitas lingkungan.

Bagi masyarakat yang mulai merasakan gejala klinis ISPA—terutama jika disertai demam tinggi, sesak napas, atau kondisi tubuh yang kian memburuk—diimbau untuk segera memeriksakan diri ke Puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) terdekat.

“Pesan kami sederhana: lindungi diri, jaga lingkungan, hindari asap dan debu, serta segera berobat apabila mengalami keluhan kesehatan. Kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab kita bersama,” pungkas dr. Imelda (Indra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *