TULANG BAWANG BARAT –Meski sempat beredar kabar video bupati Lampung Utara pilkati tanjung selamat Tiyuh karta ditunda oleh sengketa tapal batas ,Pelaksanaan Pemilihan Kepalo Tiyuh (Pilkati) Serentak 2026 di Tiyuh Karta Tanjung Selamat, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), berlangsung aman dan kondusif, Rabu (21/10/2026). Dari 593 warga yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), sebanyak 516 orang menggunakan hak pilihnya atau mencapai tingkat partisipasi sebesar 87,02 persen.
Tingginya partisipasi tersebut menjadi gambaran antusiasme masyarakat dalam menentukan pemimpin tiyuh untuk periode mendatang. Di tengah perbedaan pilihan, pelaksanaan pemungutan suara berlangsung tertib dengan pengamanan dan pemantauan langsung dari jajaran pemerintah daerah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., bersama Wakil Bupati Nadirsyah dan jajaran Forkopimda, turun langsung meninjau pelaksanaan pemungutan suara. Kehadiran pimpinan daerah tersebut bertujuan memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan serta masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman dan nyaman.
“Alhamdulillah, sesuai ketentuan dan tahapan, Pilkati di Tiyuh Karta Tanjung Selamat berlangsung aman dan kondusif. Saya bersama Pak Kapolres, perwakilan Dandim (Pabung), dan Pak Kajari hadir langsung untuk memastikan tidak ada warga yang terhalangi dalam menggunakan hak pilihnya,” ujar Novriwan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri yang turut menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemungutan suara berlangsung.
“Ini adalah bentuk komitmen kita untuk menjaga demokrasi di tingkat tiyuh agar tetap berjalan. Terima kasih kami sampaikan kepada jajaran TNI dan Polri yang telah turun menjaga kondusivitas Pilkati di sini,” lanjutnya.
Menurut Novriwan, pelaksanaan Pilkati bukan sekadar proses memilih pemimpin, tetapi juga menjadi momentum memperkuat demokrasi dan kebersamaan masyarakat di tingkat tiyuh.
Karena itu, ia berharap kepalo tiyuh terpilih nantinya mampu menjalankan amanah masyarakat, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong pembangunan demi kemajuan wilayahnya.
“Semoga Kepalo Tiyuh terpilih nanti bisa memajukan Karta Tanjung Selamat agar sejajar dengan tiyuh-tiyuh lain di Tubaba,” pungkasnya.
Partisipasi Pemilih Capai 87,02 Persen
Pilkati Karta Tanjung Selamat diikuti dua pasangan calon yang bertarung memperebutkan kepercayaan masyarakat. Pemungutan suara dilaksanakan di dua tempat pemungutan suara (TPS), dengan rincian 237 pemilih terdaftar di TPS 01 dan 356 pemilih di TPS 02.
Berdasarkan data yang dihimpun, di TPS 01 sebanyak 226 pemilih menggunakan hak suaranya, sedangkan 11 pemilih tidak hadir. Sementara di TPS 02, sebanyak 290 pemilih hadir dan 66 pemilih tidak menggunakan hak pilihnya.
Dengan demikian, total pemilih yang hadir mencapai 516 orang dari 593 pemilih terdaftar. Angka partisipasi sebesar 87,02 persen tersebut menunjukkan keterlibatan masyarakat yang cukup tinggi dalam menentukan kepemimpinan di tingkat lokal.
Pemerintah Kabupaten Tubaba berharap pelaksanaan Pilkati Serentak di delapan kecamatan dapat berjalan lancar hingga seluruh tahapan selesai. Masyarakat juga diharapkan terus menjaga persatuan dan kerukunan, terlepas dari perbedaan pilihan politik.
Kepalo tiyuh terpilih nantinya diharapkan mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat, mengesampingkan perbedaan selama proses pemilihan, serta mengutamakan kepentingan bersama dalam mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Tiyuh Karta Tanjung Selamat. (Ist)






