Sinergi TNI-Pemkab Pesawaran Pacu Ekonomi Desa Wates Lewat Jembatan Perintis Garuda

PESAWARAN165 Dilihat

Pesawaran – Harapan masyarakat Desa Wates, Kecamatan Way Ratai, untuk memiliki akses jembatan yang aman dan mempermudah mobilitas warga akan segera terwujud. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VIII resmi dimulai melalui kegiatan groundbreaking di Desa Wates, Selasa (27/10/2026).

Komandan Kodim (Dandim) 0421/Lampung Selatan Letkol Kav. M. Nuril Ambiyah, S.H., M.I.P., menjelaskan, pembangunan tersebut mencakup dua lokasi, yakni jembatan di Dusun Wates sepanjang 44 meter dan jembatan di Pasar Klewih, Dusun Sidomulyo, sepanjang 32 meter. Kedua jembatan itu memiliki peran strategis sebagai penghubung akses pertanian sekaligus menunjang mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Menurutnya, penentuan lokasi pembangunan dilakukan dengan mempertimbangkan skala prioritas, tingkat kebutuhan dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Meski terdapat sejumlah lokasi lain yang juga membutuhkan pembangunan maupun perbaikan jembatan, kedua titik di Desa Wates dinilai mendesak untuk ditangani.

“Pembangunan dua jembatan ini diharapkan mampu memperlancar aktivitas masyarakat, khususnya petani dalam mengakses lahan persawahan dan mengangkut hasil panen,” jelasnya.

Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0421/Lampung Selatan, atas kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar warga sekaligus wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Jembatan Perintis Garuda ini nantinya akan menjadi penghubung yang sangat penting bagi aktivitas dan mobilitas masyarakat. Kita patut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran TNI yang telah bekerja keras dan bersungguh-sungguh dalam mendukung pembangunan di tengah masyarakat,” ujar Bupati Nanda.

Bupati menegaskan, sinergi antara TNI dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat agar pembangunan dapat menjangkau wilayah yang membutuhkan serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan, terutama dalam membuka akses yang selama ini menjadi kendala bagi aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Bupati juga mengingatkan masyarakat agar turut bertanggung jawab menjaga infrastruktur yang dibangun. Ia meminta warga menggunakan jembatan sesuai dengan peruntukannya, termasuk memperhatikan batas kemampuan konstruksi dan tidak melintasinya dengan kendaraan bermuatan terlalu berat. Dengan perawatan dan penggunaan yang tepat, jembatan diharapkan dapat bertahan lama serta terus mendukung kelancaran arus orang dan barang.

“Saya juga berharap aparatur Desa Wates dapat mengajak generasi muda untuk berkreasi, mempercantik lingkungan jembatan, dan menjadikannya sebagai salah satu ikon desa tanpa mengabaikan fungsi utama serta keselamatan pengguna,” tambahnya.

Manfaat pembangunan tersebut turut dirasakan masyarakat setempat. Siti Lasmiati, salah seorang warga, mengungkapkan bahwa keberadaan jembatan sangat dinantikan karena selama ini warga kerap mengalami kesulitan ketika debit air meningkat dan akses penyeberangan tidak dapat dilalui. Kondisi tersebut membuat petani harus memutar melalui jalur yang lebih jauh untuk mencapai lahan maupun membawa hasil panen.

“Kami sudah lama berharap ada pembangunan jembatan karena sangat membantu aktivitas warga, terutama para petani. Kalau banjir, kami kesulitan menyeberang dan harus memutar dengan jarak yang lebih jauh. Alhamdulillah, sekarang pembangunan jembatan mulai dilaksanakan. Kami sangat terbantu dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi,” ungkapnya.

Kegiatan groundbreaking ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur dan doa atas dimulainya pembangunan, serta penyerahan bantuan paket tali asih kepada warga yang membutuhkan.

Pembangunan dua Jembatan Perintis Garuda ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat konektivitas wilayah, mempermudah aktivitas pertanian, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Wates dan sekitarnya. (Indra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *