Lantik Peratin Terpilih, Ini Harapan Bupati Lambar

DAERAH, LAMPUNG BARAT458 Dilihat

LAMPUNG BARAT-Bupati Lampung Barat (Lambar), Parosil Mabsus melantik sepuluh dari 60 Peratin terpilih hasil Pemilihan Peratin (Pilratin) serentak pada 23 Februari 2022 lalu.

Diketahui, 7 Peratin dari Kecamatan Batu Brak yang dilantik di Pekon Kerang yakni, Sarnada (Peratin Pekon Balak), Sofyan Hadi (Peratin Pekon Kegeringan), Indra Bangsawan (Peratin Pekon Gunung Sugih), Alamsyah (Peratin Pekon Sukabumi), Iwan Susanto (Peratin Pekon Teba Liokh), Anton Shabara (Peratin Pekon Sukaraja), dan M Amin (Peratin Pekon Kerang).

Kemudian, 3 Peratin yang dilantik di Pekon Kejadian Kecamatan Belalau yaitu, Ahmad Hendri Yansyah (Peratin Pekon Kejadian), Sunandar (Peratin Pekon Serungkuk), dan Herwin (Peratin Pekon Sukarame).

Bupati Parosil mengatakan, pelantikan 10 dari 60 peratin terpilih hasil Pilratin pada 23 Februari 2022 lalu.

“Momentum ini, sangat ditunggu masyarakat yang memilih termasuk juga masyarakat yang tidak memilih. Karena, pesta demokrasi pasti ada kotak-kotaknya, tetapi hari ini kotak itu sudah menjadi satu. Jadi, tidak boleh ada lagi yang membedakan,” ujar Parosil, Selasa (10/05/2022).

Menurutnya, setelah dilantik Peratin
ada beberapa tugas yang harus dilakukan sebagai seorang pemimpin, pertama mengayomi dan melindungi, karena ketika seorang pemimpin telah di ambil sumpahnya maka tugasnya harus mengayomi melindungi baik masyarakat yang memilih ataupun yang tidak memilih sesuai dengan amant UU dan Pancasila.

Kemudian, lanjutnya, tugas pemimpin adalah membangun, bagaimana cara mengidentifikasi persoalan, potensi-potensi yang ada di Pekon masing-masing.

“Manfaatkan anggaran yang ada, untuk membangun Pekon bukan untuk kepentingan pribadi,” tukas Parosil.

Selanjutnya, menjaga keamanan, ketertiban dan kelestarian baik budaya ataupun hal lain, yang memang patut untuk di pertahankan. Contoh, banyak anak-anak yang ikut menampilkan tari-tarian, serta berbagai kesenian menarik lainnya hal tersebut yang seharusnya dilestarikan.

“Harapan kita, tentu perlu dijaga dan dilestarikan serta di anggarkan melalui Dana Desa,” pungkasnya. (Riyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *