Sejak Januari, BPBD Lambar Catat 155 Bencana Terjadi di Lambar

DAERAH, LAMPUNG BARAT273 Dilihat

LAMPUNG BARAT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) mencatat sejak Januari hingga November 155 bencana telah terjadi di Kabupaten setempat dengan kerugian materil mencapai Rp. 908.620.000, Selasa (15/11/2022)

Kepala BPBD Lambar, Padang Priyo Utomo mengatakan, bencana alam yang terjadi di dominasi tanah longsor dan banjir yang disebabkan cuaca extrem.

Untuk bulan November sendiri hingga saat ini, sudah terjadi sebanyak 16 bencana. “Bencana alam tanah longsor 66 peristiwa, kemudian bencana banjir sebanyak 50 peristiwa, cuaca exstrem 27 peristiwa, operasi sar 4 peristiwa, konflik gajah 7 kasus, dan kebakaran lahan 1 kasus, ” ujarnya.

Curah hujan yang turun dengan intensitas tinggi dan durasi turun hujan yang lama membuat Lampung Barat rentan dilanda bencana alam, terutama tanah longsor dan banjir.

Kerugian materil yang ditimbulkan atas peristiwa tersebut menyentuh angka Rp908.620.000 belum termasuk angka keseluruhan.

Bencana alam yang terjadi juga menyebabkan 4 orang meninggal dunia yang tersebar di beberapa Kecamatan yakni Balik Bukit, Gedung Surian, Lumbok Seminung dan Way Tenong.

“Dan untuk masyarakat yang terdampak langsung atas bencana yang terjadi sejak Januari hingga November tersebut sebanyak 3,312 orang,” ungkapnya.

Pihaknya pun mengimbau pada seluruh masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati khusunya pada masyarakat yang tinggal di wilayah pemukiman yang rawan terjadinya bencana.

“Untuk masyarakat yang rumahnya berada tidak jauh dari aliran sungai, kemudian diwilayah perbukitan harus lebih waspada, ditambah lagi sekarang musim penghujan untuk selalu berhati-hati agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkas Padang. (yan/ta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *