Peringati Hari Pangan Sedunia ke-44, Pemkab Waykanan Menggelar Gerakan Pangan Murah

DAERAH, WAYKANAN456 Dilihat

WAYKANAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Way Kanan melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional.

Hal itu dilakukan dalam Rangka Memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) Ke-44 Tingkat Kabupaten Way Kanan Tahun 2024 di Halaman Kantor Kecamatan Blambangan Umpu, Rabu (16/10/2024).

Disampaikan Bupati Waykanan Raden Adipati, komoditas pangan di Indonesia umumnya diproduksi pada wilayah tertentu dan bersifat musiman, sementara konsumsi tersebar merata di seluruh daerah dan relatif konstan sepanjang tahun.

Pola panen antar waktu menyebabkan variasi suplai atau produksi dan harga pangan antar waktu menurut pola panen komoditas tersebut, karena pada saat terjadi panen raya, maka suplai akan meningkat dan demikian sebaliknya pada periode paceklik suplai akan berkurang.

“Saya menganggap bahwa acara ini sangat penting untuk membantu menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan serta pengentasan Masyarakat miskin dan miskin ekstrem, serta keluarga beresiko stunting di Kabupaten Way Kanan, khususya di Kecamatan Blambangan Umpu,” ujar Bupati Adipati.

Pada saat kondisi inflasi terjadi, kenaikan harga-harga pangan pokok strategis cukup mempengaruhi daya beli Masyarakat.

“Hal ini mengurangi keterjangkauan pangan Masyarakat terhadap pangan pokok dan strategis yang tetap harus dipenuhi agar Masyarakat dapat hidup sehat, aktif, dan produktif,”kata Adipati.

Sehingga untuk mengendalikan dan mengurangi dampak inflasi sebagai bagian dari upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan, Pemerintah Kabupaten Way Kanan ikut serta melakukan Kegiatan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan melalui Gerakan Pangan Murah (SPHP GPM) Serentak Nasional, bersama Badan Pangan Nasional dengan sasaran dari kegiatan ini adalah tersalurkannya bahan pangan pokok dan strategis.

Anggaran untuk pelaksanaan kegiatan ini berasal dari APBD Kabupaten Way Kanan Tahun Anggaran 2024.

“Kegiatan pada hari ini juga melibatkan beberapa Instansi Pemerintahan dan Swasta Pelaku Usaha Pangan yang ada di wilayah Kabupaten Way Kanan,”jelasnya.

Bupati Adipati juga berharap dengan kegiatan tersebut dapat membantu menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok strategis, rantai distribusi pemasaran yang terintegrasi serta mencegah terjadinya Patron-client (pemasukan pangan ke Pasar suatu wilayah hanya boleh dipasok oleh Pelaku Usaha tertentu), dan menghindari penyalahgunaan market power oleh pelaku usaha tertentu.

“Kegiatan tersebut juga secara tidak langsung berperan dalam mengatasi inflasi harga, sebagai salah satu upaya Pemerintah untuk mempermudah Masyarakat, memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau,”pungkasnya.

Diketahui, bahan pangan pokok yang dijual pada kegiatan tersebut yaitu Beras Premium sebanyan 500 kilogram, Beras Medium sebanyak 2000 kilogram, Cabai Merah Keriting sebanyak 25 kilogram, Cabai Rawit sebanyak 25 kilogram, Bawang Merah 100 kilogram, Bawang Putih 100 kilogram, Telur Ayam Ras 250 kilogram, Gula Putih 500 kilogram dan Minyak Goreng 636 Lilter. (YOEL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *